Renungan Harian

11 December 2013

Renungan Harian, 11 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Mat 11:28-30)

Ketika berbeban berat, saya datang kepada Yesus, bukan untuk memindahkan itu pada Yesus, melainkan supaya diringankan. Saya percaya bahwa pada yesus ada kekuatan dan penghiburan. Semakin banyak beban yang kita tanggung, semakin besar kekuatan Allah yang tercurah, seperti dikatakan Rasul Paulus : Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku (Flp 4:13) Jangan lah ragu datang kepada Yesus, karena Yesus memberikan pertolongan dan kelegaan.

 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! (Mzm 103:2)

Bacaan Lengkap hari ini :

28  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
29  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
30  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

10 December 2013

Renungan Harian, 10 December 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.” (Mat 18:12-14)

Yang hilang, yang lemah dan yang sakit, lebih kita perhatikan daripada yang kuat dan sehat. Walaupun sebenarnya kita mencintai semuanya. Allah berbelas kasih yang luar biasa, Ia berusaha menyelamatkan mereka yang hilang, yang sakit untuk kembali kepada-Nya. Ia menghendaki agar anak-anak-Nya tidak ada yang hilang dan binasa. Yesus sendirilah Gembala kita yang baik. Ia datang kedunia untuk mencari domba yang tersesat. mari kita bersikap seperti Yesus, yang penuh pengertian menerima kembali dan mengampuni orang berdosa yang mau bertobat dan pulang kembali.

“TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.” (Mzm 96:10)

Bacaan Lengkap hari ini :

12  ”Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
13  Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
14  Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.

9 December 2013

Renungan Harian, 9 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. (Luk 5:17-26)

Si lumpuh percaya bahwa Yesus sangat berkuasa menyembuhkan dia. Orang banyak yang menutupi jalan tidak memathkan semangat dan harapannya untuk bertemu Tuhan dan disembuhkan. Si lumpuh adalah pribadi yang punya harapan teguh. Dia tidak membiarkan diri dikuasai oleh kelumpuhan. kita perlu belajar seperti mereka. Meski punya banyak kelemahan, harapan tidak boleh mati dalam hati kita. Harapan harius menjadi satu-satunya kekuatan dan penyembuh dalam hidup kita.

Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita. (Mzm 85:9)

Bacaan lengkap hari ini :

17 Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.
18  Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.
19  Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
20  Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni.”
21  Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: “Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”
22  Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?
23  Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?
24  Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”  —  berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu  — : “Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”
25  Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.
26  Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: “Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan.”

8 December 2013

Renungan Harian, 8 Desember 2013 – Minggu Adven Kedua

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. (Mat 3:1-12)

Yohanes menekankan pertobatan hati, kedatangan Kerajaan Allah dan menghasilkan buah yang baik dan yang buruk. Jauh dari ambisi bersaing dengan Yesus. bagi kita pertobatan batin tak bisa ditawar lagi. Yohanes menyiapkan jalan bagi Tuhan dan juga bagi kita semua untuk memuliakan nama-Nya. Masa Adven perlu kita jadikan saat penelanjangan dan pengosongan diri dari semua kemunafikan kita. Siapkan hati untuk menjadi tempat bersemayam Sang Mesias.

Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum! (Mzm 72:2)

Bacaan lengkap hari ini :

1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
2  ”Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”
3  Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”
4  Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.
5  Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
6  Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.
7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
8  Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
9  Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
10  Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
11  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
12  Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

7 December 2013

Renungan Harian, 7 Desember 2013 – Hari Raya Santa Maria Dikandung Tanpa Dosa

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. (Luk 1:26-38)

Gereja percaya bahwa Roh Kudus bekerja tidak hanya ketika Maria mendengar kabar malaikat. Gereja percaya bahwa Allah telah bekerja sejak awal kehidupan Maria. Allah bekerja “meminjamkan” kekudusan-Nya kepada Maria, sehingga ia terlindung dari segala noda dosa. Itulah kuasa Allah Yang Mahatinggi dan kita rayakan hari ini. Maria dikandung tanpa noda dosa sesungguhnya mewartakan kasih karunia-Nya yang tiada batasnya. Kita pun dipanggil untuk mengimani-Nya seperti Maria dan berusaha agar kuasa Allah sungguh nyata dalam hidup kita.

 TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

Bacaan lengkap hari ini :

bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”
26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
27  kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
28  Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
29  Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
30  Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
31  Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
32  Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
33  dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
34  Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
35  Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
36  Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
37  Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
38  Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

6 December 2013

Renungan Harian, 6 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” (Mat 9:27-31)

Untuk mendapatkan rahmat kita diminta untuk melewati proses iman seperti dinyatakan oleh sibuta. Mereka tidak bisa melihat Yesus tetapi bisa mendengar dan merasakan kehadiran-Nya dan kuasa-Nya yang menyembuhkan. Disini iman kita ditantang, karena kita pun tidak melihat Yesus, namun apakah kita mampu merasakan kehadiran dan kuasa-Nya yang menyembuhkan di dalam setiap peristiwa hidup kita? Hidup beriman kita menjadi miskin jika kita membatasi diri untuk percaya kepada Yesus karena hal-hal besar saja dan kurang merasakan kehadiran-Nya dalam hidup se-hari-hari. Ya Tuhan kasihanilah kami yang kurang percaya!

TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? (Mzm 27:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”
28  Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.”
29  Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.”
30  Maka meleklah mata mereka. Dan Yesuspun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorangpun mengetahui hal ini.”
31  Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

5 December 2013

Renungan Harian, 5 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. (Mat 7:21,24-27)

Orang yang bijaksana membangun hidupnya diatas dasar yang teguh yaitu firman Tuhan. Akibatnya, sebesar apapun cobaan hidup, persoalan keluarga dan goncangan dunia, imannya tetap kokoh, perjuangannya tetap teguh dan pengharapannya tetap hidup dalam Tuhan. Firman Tuhan hari ini membuka pikiran kita, untuk terus menjadi orang yang bijaksana, yang terus menerus melakukan firman Tuhan. Jangan kita bertanya sudah berapa banyak, betapa sering dan berapa dalam kita memahami firman Tuhan, tetapi hendaklah seperti yang dikatakan Rasul Yakobus, Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar. 

 Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN! Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN. (Mzm 118:26)

Bacaan Lengkap hari ini :

21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
24  ”Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
25  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
26  Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
27  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

4 December 2013

Renungan Harian, 4 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. (Mat 15:29-37)

Sukacita yang dari Tuhan dinampakkan dalam Injil hari ini. Tuhan Yesus menyatakan kuasa penyembuhan-Nya atas banyak orang sakit. Juga mereka yang kelaparan karena mengikuti yesus dikenyangkan hanya melalui 7 ketul roti dan beberapa ikan. Melalui Yesus, kita mau menerima semua pengalaman hidup kita engan sukacita. Dalam penderitaan dan kemalangan, Tuhan senantiasa hadir dan memberi peneguhan dan penghiburan, bahkan perjamuan di surga pun Dia siapkan bagi semua orang. Air mata saja Dia hapuskan, apalagi penderitaan dan kemalangan. Betapa agungnya Tuhan kita. Bersukacitalah!

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. (Mzm 23:6)

Bacaan Lengkap hari ini :

29 Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ.
30  Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
31  Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
32  Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan.”
33  Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: “Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?”
34  Kata Yesus kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” “Tujuh,” jawab mereka, “dan ada lagi beberapa ikan kecil.”
35  Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.
36  Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.
37  Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.

3 December 2013

Renungan Harian, 3 Desember 2013 – Pesta Santo Fransiskus Xaverius, Imam

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan (Mrk 16:15-20)

Keberanian kita untuk mendengarkan sabda dan kehendak-Nya dalam setiap doa-doa kita akan membuka misteri Kerajaan Allah yang memang hari demi hari semakin terbuka. Sebab Kerajaan Allah diperuntukkan bagi umat-Nya, dan setiap orang diminta untuk selalu siap sedia mendengarkan-Nya. Pada peringatan St. Fransiskus Xaverius, pelindung Misi, kita diminta untuk berani duduk manis dan merenungkan bahwa Dia, Kristus Tuhan, yang selalu datang untuk mengunjungi kita dan mewartakan kabar keselamatan. Amin!

“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. (Mrk 16:15)

Bacaan Lengkap:

15  Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18  mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
20  Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

2 December 2013

Renungan Harian, 2 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.” (Mat 8:5-11)

Yesus memuji kepedulian yang ikhlas dari sang perwira untuk membantu sesama. Yesus memuji orang yang percaya dan membahasakan imannya dalam hidup sehari-hari. Orang demikian layak untuk apapun dalam hidupnya. Dia layak karena mengenal Tuhan, mencintai sesama dan membawa orang lain pada kesembuhan lahir dan batin. Dalam cinta kasih, kita layak untuk apapun. Tetapi dalam dosa dan keserakahan, siapapun tidak layak untuk apapun. Jadilah pribadi yang layak karena cinta kasih; dan hendaklah kasihmu tak tergoyahkan karena ditopang oleh imanmu.

Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.” (Mzm 122:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

5 Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
6  ”Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.”
7  Yesus berkata kepadanya: “Aku akan datang menyembuhkannya.”
8  Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
9  Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”
10  Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
11  Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress