Renungan Harian

31 May 2012

Renungan Harian, 31 Mei 2012 – Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabeth Saudaranya

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. (Rm 12:9-16)

Itulah yang dilakukan Maria dan Elisabet dalam peristiwa yang kita rayakan hari ini. Maria, hamba Tuhan, menjadikan diri hamba Elisabet yang hamil di usia tua sebagai bentuk kasihnya. Ia lebih dulu memberi hormat, pujian dan penghargaan kepada Elisabet. Dan Elisabet pun membalas salamnya itu dengan begitu indah sehingga umat kristiani turun temurun mengulanginya. Alangkah indahnya hidup ini bila kita saling memperlakukan seperti Maria dan Elisabet.

Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!” (Yes 12:6)

30 May 2012

Renungan Harian, 30 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. (1Ptr 1:18-25)

Orang yang ada di dalam Yesus menjadi manusia baru dengan cara berpikir dan pola hidup yang baru. Perubahan itu tidak terjadi dalam waktu satu malam tetapi berangsur-angsur dalam pergaulan dengan Yesus dan menjadi akrab dengan firman-Nya. Juga tidak terlepas dari pergulatan untuk meninggalkan yang lama dan mengenakan yang baru. Yesus telah memberikan contoh yang konkrit : melayani dengan rendah hati, menderita, menyerahkan nyawa menjadi tebusan bagi banyak orang.

Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! (Mzm 147:12)

29 May 2012

Renungan Harian, 29 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu (1 Ptr 1:10-16)

Tujuan hidup kita di dunia ini ialah menapaki jalan kekudusan untuk bersatu dengan Allah yang kudus di dunia ini dan di akhirat. Untuk itu perlu melepaskan semua yang menghalangi perjalanan itu. Melepaskan semuanya diperlukan agar kita mengikuti tidak dengan hati yang mendua. Dengan menyatukan diri pada Kristus Sang Sumber hidup abadi. Tujuan dan upahnya adalah hidup kekal, hidup yang didambakan banyak orang. Mari kita makin mantap menapaki jalan kekudusan dan siap menyongsong hidup kekal.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

28 May 2012

Renungan Harian, 28 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin”. (Mrk 10:17-27)

Tuntutan melepas harta sangatlah sulit. Tapi ini syarat utama. Tidak cukup hanya mentaati perintah Allah. Memiliki banyak harta memang tidak dilarang. Namun kesulitan justru datang dari hati. Hati yang gampang tertambat pada harta karena merasa ini adalah hasil jerih payahnya. Melepaskan harta untuk sesama? Nanti dulu. Harta itu baik, karena bisa menolong orang lain. Yang berbahaya adalah kelekatan pada harta. Bagi yang punya banyak harta tidak usah kecewa, karena bila Allah berkehendak, maka tidak ada yg mustahil.

Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya. (Mzm 111:5)

27 May 2012

Renungan Harian, 27 Mei 2012 – Hari Raya Pentakosta

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran (Yoh 15:26-27;16:12-15)

Hari ini Yesus menepati janji-Nya untuk mengutus Roh Kebenaran kepada umat yang ditinggalkan-Nya. Inilah bukti nyata bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia. Roh Kudus inilah yang akan memimpin manusia untuk dapat memahami kebenaran dan memupuk kebenaran itu. Kita manusia mudah tersesat, maka diperlukan Roh Kebenaran untuk menjadi suluh agar tidak tersesat. Roh Kudus membantu kita untuk berani memilih. Bersama Roh Kudus, kita mampu hidup dalam kebersamaan dan kesatuan dengan Gereja. Selamat merayakan Pentakosta.

Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak, yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda (Mzm 104:1-2)

26 May 2012

Renungan Harian, 26 Mei 2012 – Peringatan Wajib St. Filipus Neri, Imam

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.” (Yoh 21:20-25)

Sungguh tajam ucapan Yesus kpd Petrus, maksudNya agar supaya Petrus fokus kepada panggilan-Nya, karena ia yang ditunjuk menggantikan Yesus. Tidak usah ikut mencampuri urusan orang lain dengan Tuhan nya. Begitulah yang sering terjadi, kita sering mengurusi orang lain, sementara urusan kita dengan Tuhan juga belum beres. Kita ingin kelihatan berjasa untuk urusan orang lain, padahal kadang justru menimbulkan masalah baru. Uruslah diri sendiri, biarlah urusan orang lain menjadi urusan Tuhan.

Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya. (Mzm 11:4.5.7)

25 May 2012

Renungan Harian, 25 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” (Yoh 21:15-19)

Inilah kisah pemulihan hubungan manusia berdosa dengan Tuhan. Tiga kali Petrus menyangkal Yesus, dan tiga kali juga Yesus menanyai dia, dan tiga kali juga Petrus menyatakan kasihnya. Apa arti semua ini bagi kita? Dialog antara Yesus dan Petrus mengungkapkan apa artinya menjadi orang Kristen. Setiap hari Yesus bertanya kepada kita, apakah kita mencintai Dia. Dan setiap hari juga kita pantas menjawabnya dengan tegas : Ya Yesus aku mengasihi-Mu. Dengan kuasa kasih kita juga dimampukan untuk memberikan waktu dan tenaga untuk sesama.

TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu. (Mzm 103:19)

24 May 2012

Renungan Harian, 24 Mei 2012 – Hari Doa Untuk Umat di Cina

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu (Yoh 17:20-26)

Karena kecintaan-Nya Yesus menyatukan kita semua anak anak-Nya dalam kesatuan-Nya dengan Allah Bapa. Bila kesatuan kita dengan Yesus telah tumbuh secara mendalam, maka kesatuan inipun akan melimpah keluar dari kita dan menyirami sesama. Kita juga akan mencintai sesama seperti Yesus mengasihi kita. Kita akan memandang sesama dengan cara pandang Yesus. Mari kita tak henti-nya membangun kesatuan dengan sesama dalam cinta Kristus. Ut omnes unum sint (biarlah mrk semua menjadi satu)

Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. (Mzm 16:1)

23 May 2012

Renungan Harian, 23 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. (Yoh 17:11b-19)

Bila kita jeli memperhatikan, maka selama Paskah hampir semua bacaan Injil didahului dengan kalimat : “dalam amanat perpisahan-Nya”atau “dalam perjamuan malam terakhir”, semuanya ini mengarah kepada pesan pesan Yesus sebelum Dia meninggalkan kita semua. Hari ini juga Yesus mendoakan agar kita dikuduskan dalam kebenaran. Inilah peneguhan Yesus agar kita tidak gamang dalam menapaki dunia. Agar dengan Firman-Nya kita dibimbing untuk melangkah kearah yang tepat. Kiranya amanat amanat Yesus disaat terakhirnya selalu menjadi pegangan hidup kita.

Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah, bermazmurlah bagi Tuhan (Mzm 68:32)

22 May 2012

Renungan Harian, 22 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu (Yoh 17:1-11A)

Yesus menyadari bahwa dalam setiap karya yang dilakukan-Nya, tidak lepas dari kehadiran para murid yang menyertai Dia dan juga menuruti firman-Nya, sehingga mereka layak untuk diperhatikan. Yesus memperhatikan bukan hanya murid murid-Nya, tetapi juga mereka yang mengkhianati-Nya. Sebagai murid Yesus kita seharusnya sadar bahwa Dia telah mencurahkan perhatian kepada kita melalui pengorbanan-Nya dikayu salib. Ia juga menganugerahkan Roh Kudus sebagai daya kekuatan Ilahi serta menyediakan tempat disurga. Masih kah kita merasa kurang?

Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah, bermazmurlah bagi Tuhan (Mzm 68:32)

Older Posts »

Powered by WordPress