Renungan Harian

5 October 2009

Katekismus Singkat – Pasal 6: Para Malaikat dan Iblis

Filed under: Katekismus Katolik — Tags: , , , — Renungan Harian @ 10:00

Pasal 6: Para Malaikat dan Iblis

“Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, mahluk-mahluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya dengan suara nyaring: ‘Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, an kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” (Wahyu 5:11-12)

Apakah malaikat itu?
Malaikat adalah roh, yang tidak memiliki jasad tubuh.

Apakah seorang malaikat adalah pribadi yang sesungguhnya?
Ya, karena seorang malaikat juga mempunyai pikiran.

Bagaimana kita tahu bahwa malaikat itu benar-benar ada?
Alkitab menyebutkan tentang malaikat sekitar tiga ratus kali.

Mengapa Allah menciptakan para malaikat?
Untuk melayani-Nya di surga, untuk bertugas sebagai para pengantar pesan-pesan-Nya kepada manusia dan sebagai pelindung bagi umat manusia.

Apakah kita memiliki malaikat-malaikat penjaga?
Ya, Allah menugaskan para malaikat untuk mendampingi setiap manusia. Sangat boleh jadi setiap orang memiliki malaikat pendampingnya masing-masing.
“Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.” (Matius 18:10)

Apakah yang dilakukan malaikat pelindungmu bagimu?
Malaikat pelindungmu berdoa bagimu, melindungimu dari yang jahat dan memberi inspirasi kepadamu untuk berbuat baik.
“Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya.” (Keluaran 23:20-21)

Apakah seluruh malaikat mematuhi Allah?
Tidak, beberapa dari mereka, dipimpin oleh Setan, membangkang dan segera dikirim ke neraka. Inilah malaikat-malaikat yang telah jatuh atau para iblis.
“Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.” (Wahyu 12:7-8)

Apakah iblis itu sungguh-sungguh ada?
Ya, Alkitab seringkali berbicara tentang iblis sebagai orang sungguhan.
“Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah.” (Wahyu 12:9)

Apa yang dilakukan oleh iblis terhadap seorang manusia?
Iblis menggoda orang-orang untuk berbuat dosa.
“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.” (1 Petrus 5:8-9)

Bagaimana kita dapat melawan iblis?
Senjata terbaik untuk melawan iblis adalah doa dan pengorbanan, seperti berpuasa.
“Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:11-12)

Bahan Renungan

Malaikat pelindungmu adalah orang sungguhan, yang selalu bersamamu untuk menolong dan melindungimu. Seringlah berdoa kepadanya dan berterima kasih kepadanya atas bantuannya. Malaikat pelindungmu adalah tanda betapa besar kasih dan perhatian Allah kepadamu.

Sang iblis telah berhasil memberi kesan kepada banyak orang bahwa ia cuma hantu bohongan seperti Hallowen. Dia adalah orang sungguhan dan oleh karenanya sungguh berbahaya bagimu.

Tidak semua godaan datang dari iblis. Godaan lainnya datang dari daging kita sendiri dan dari dunia di sekitar kita.

Sumber : gerejakatolik.org

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

Security Code:

Powered by WordPress