Renungan Harian

30 May 2012

Renungan Harian, 30 Mei 2012

Filed under: Uncategorized — Renungan Harian @ 05:30

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. (1Ptr 1:18-25)

Orang yang ada di dalam Yesus menjadi manusia baru dengan cara berpikir dan pola hidup yang baru. Perubahan itu tidak terjadi dalam waktu satu malam tetapi berangsur-angsur dalam pergaulan dengan Yesus dan menjadi akrab dengan firman-Nya. Juga tidak terlepas dari pergulatan untuk meninggalkan yang lama dan mengenakan yang baru. Yesus telah memberikan contoh yang konkrit : melayani dengan rendah hati, menderita, menyerahkan nyawa menjadi tebusan bagi banyak orang.

Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! (Mzm 147:12)

29 May 2012

Renungan Harian, 29 Mei 2012

Filed under: Uncategorized — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu (1 Ptr 1:10-16)

Tujuan hidup kita di dunia ini ialah menapaki jalan kekudusan untuk bersatu dengan Allah yang kudus di dunia ini dan di akhirat. Untuk itu perlu melepaskan semua yang menghalangi perjalanan itu. Melepaskan semuanya diperlukan agar kita mengikuti tidak dengan hati yang mendua. Dengan menyatukan diri pada Kristus Sang Sumber hidup abadi. Tujuan dan upahnya adalah hidup kekal, hidup yang didambakan banyak orang. Mari kita makin mantap menapaki jalan kekudusan dan siap menyongsong hidup kekal.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

29 May 2011

Renungan Harian, 29 Mei 2011

Filed under: Uncategorized — Renungan Harian @ 06:00

Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat. (1 Ptr 3:15-18)

Sungguh menyejukkan kata kata Rasul Petrus ini. Kata katanya menjawab pertanyaan kita, mengapa ketika kita berusaha melakukan kebenaran, kita kerap menderita; ketika kita berlaku jujur, kita kerap di cap sok suci dan disingkirkan. Kita harus yakin akan adanya seorang Penolong yang selalu menyertai kita dalam setiap suka dan duka, karena sudah mengimani Dia Sang Penolong abadi.

Pujilah Allah kami, hai bangsa-bangsa, dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya! (Mzm 66:8)

25 May 2010

Renungan Harian, 25 Mei 2010

Filed under: Uncategorized — Renungan Harian @ 06:00

Letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. (1Ptr 1:13)

Ucapan Rasul Petrus ini, amat menyejukkan hati kita semua. Namun, kadang kita kurang sabar dan ingin agar janji keselamatan Yesus segera terwujud. Sadarlah, Tuhan tidak akan melupakan janji janji-Nya. Tuhan tidak akan terlambat menepati janji-Nya. Memang waktu Tuhan tidak sama dengan waktu kita, namun semuanya akan indah tepat pada waktunya. PERCAYALAH.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

Powered by WordPress