Renungan Harian

19 April 2012

Renungan Harian, 19 April 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat (Kis 5:27:33)

Allah memberi keselamatan dengan cuma-cuma kepada orang yang bertobat dan diampuni. Bertobat tidak mudah. Kita sering berpikir semua orang harus bertobat kecuali saya sendiri! Perlu karunia Allah untuk menyadari betapa kita ini orang berdosa. Kalau kita minta, Roh Kudus pasti akan membantu kita. Yesus sendiri berkata bahwa Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Mungkin kita tidak suka kata Pemimpin. Tapi Yesus adalah Pemimpin dan Juruselamat. Ia hanya menginginkan keselamatan kita.

Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya. (Mzm 34:6)

17 April 2012

Renungan Harian, 17 April 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa (Kis 4:32-37)

Nilai kebersamaan sangat kental pada jemaat Gereja perdana. Nilai inilah yang menjadi kekuatan Gereja perdana untuk berkembang pesat. Tahan menghadapi tantangan yang berat. Dalam Gereja abad modern ini banyak orang orang yang berjiwa kerdil, mereka masuk dalam komunitas Gereja dan mengacau. Mencari cari kesalahan tanpa memberi solusi. Ada yang menjadi provokator. Bagi mereka mengacau adalah prestasi yang membanggakan. Dengan semangat jemaat Gereja perdana, kiranya mereka yang berjiwa kerdil segera kembali ke visi Gereja yaitu mewartakan kabar gembira dengan berdoa, bersaudara dan melayani.

TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang (Mzm 93:1)

11 April 2012

Renungan Harian, 11 April 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” (Kis 3:1-10)

Petrus tak punya uang utk disedekahkan. Tapi ia punya sesuatu yang jauh lebih berharga dari harta. Ia punya Tuhan Yesus! Ia tahu kuasa Tuhan tetap bekerja dalam Gereja-Nya lewat Roh Kudus yang sudah dicurahkan kepadanya. Nama Tuhan Yesus yang diserukan atas si lumpuh membuat ia mampu berjalan. Perjumpaan dengan Tuhan secara langsung atau melalui orang lain selalu memberi semangat dan daya baru seperti murid-murid dalam perjalanan ke Emaus.

Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! (Mzm 105:3)

25 January 2012

Renungan Harian, 25 Januari 2012 – Pesta Bertobatnya St. Paulus Rasul – Penutupan Pekan Doa Sedunia

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya
terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar. (Kis 22:3-16)

Ini adalah ucapan Ananias kepada Paulus, sang pembasmi nasrani dengan lisensi resmi dari para Imam Besar Yahudi. Sebelumya, ia selalu menangkap orang nasrani, namun kemudian sebaliknya, Paulus yang ditangkap oleh Allah. Ia menyerah, tidak lagi melawan. Anugerah Tuhan yang setiap saat diberikan kepadanya tidak ia sia-siakan. Maka jadilah ia rasul yang mewartakan Injil. Hari ini kita peringati pertobatan St. Paulus. Ingatlah Tuhan tak pernah menjegal orang berdasarkan masa lalunya. Selamat menempuh hidup yg baru.

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mzm 117:1-2)

11 June 2011

Renungan Harian, 11 Juni 2011 – Peringatan Santo Barnabas Rasul

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan (Kis 11:21b-26)

Kalau Allah bersama kita, maka akan ada dan memberi sukacita bagi hidup setiap orang. Situasi inilah yang dihayati Rasul Barnabas yang kita peringati hari ini. Tanpa ada sukacita dalam hidup pribadi, tak mungkin orang lain dapat mempercayai kabar Injil yang kita wartakan. Marilah kita mewartakan Injil mulai dari penghayatan hidup pribadi dengan menjadi orang yang ceria, bersemangat, optimis sehingga kehadiran kita bagi sesama selalu membawa kegembiraan.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

25 January 2011

Renungan Harian, 25 Januari 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

“Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa bangsa lain serta raja-raja dan orang orang Israel.” (Kis 9:1-22)

Hari ini kita merayakan bertobatnya St. Paulus. Dialah satu satuya rasul yang pertobatannya dirayakan. Begitu penting pertobatan Paulus bagi Gereja. Karena dengan segala bakat dan kemampuannya, Paulus berada dipihak yang salah, dan dengan kuasa Tuhan, dia yang tadinya mau menangkap pengikut Kristus, justru tertangkap oleh Allah dan menjadi hamba Tuhan yang setia. Tuhan punya rencana yang ajaib bagi kita bila kita ijinkan Dia menangkap kita.

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! (Mzm 117:1)

25 January 2010

Renungan Harian, 25 Januari 2010

Filed under: Uncategorized — Tags: , — Renungan Harian @ 18:00

Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali. (Kis 2:13)

Sebelum mengenal Yesus, Saulus aka Paulus adalah pengikut setia agama Yahudi. Ia bangga membunuh pengikut Kristus. Namun ia bertobat juga. Kita kagum pada rahmat pertobatan Paulus. Namun kerap kali kita jatuh pada kesalahan yang sama, ditarik pada kehidupan gelap masa lalu. Jangan putus asa. Kita mohon supaya akar akar dosa kita dihancurkan sambil mulai melatih diri untuk berbuat baik.

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! (Mzm 117:1)

Renungan Harian, 25 Januari 2010

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali. (Kis 2:13)

Sebelum mengenal Yesus, Saulus aka Paulus adalah pengikut setia agama Yahudi. Ia bangga membunuh pengikut Kristus. Namun ia bertobat juga. Kita kagum pada rahmat pertobatan Paulus. Namun kerap kali kita jatuh pada kesalahan yang sama, ditarik pada kehidupan gelap masa lalu. Jangan putus asa. Kita mohon supaya akar akar dosa kita dihancurkan sambil mulai melatih diri untuk berbuat baik.

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! (Mzm 117:1)

« Newer Posts

Powered by WordPress