Renungan Harian

19 October 2012

Renungan Harian, 19 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi”. (Luk 12:1-7)

Ragi adalah zat yang berguna untuk merubah makanan. Ragi mampu merubah kedelai menjadi tempe. Ragi menggambarkan ajaran orang Farisi yang penuh kemunafikan. Mereka mengajarkan agama, namun kesalehan mereka palsu dan munafik. Ragi orang Farisi juga menyebar dalam kehidupan zaman ini. Lewat sarana doa yang menawarkan kesuksesan secara instan, New Age dan lain sebagainya, hal hal ini menarik hati karena menjanjikan sesuatu yang menenteramkan jiwa dan mengubah hidup kita. Yesus minta kita untuk waspada terhadap ragi orang Farisi, karena bisa merubah kita untuk menjauhi ajaran yang benar.

Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri! (Mzm 33:12)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: “Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.
2  Tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.
3  Karena itu apa yang kamu katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas atap rumah.
4  Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.
5  Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!
6  Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah,
7  bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

18 October 2012

Renungan Harian, 18 Oktober 2012 – Pesta Santo Lukas, Penginjil

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu. (Luk 10:1-9)

St. Lukas yang kita rayakan hari ini mengutip secara jelas kemauan Tuhan yang mengutus para murid, untuk menyatakan bahwa “Kerajaan Allah usadh dekat”. Pernyataan ini harus selalu terus kita ulang, karena memang Allah sudah datang dan hadir diantara kita umat-Nya. Keberanian kita untuk merasakan kehadiran-Nya ini menjadi jawaban atas kerinduan hati dan budi kita sendiri yang ingin memperoleh keselamatan. Setiap kali kita mendengarkan sabda Tuhan atau membaca Kitab Suci kita selalu diingatkan bahwa KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT.

Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu (Mzm 145:11)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
2  Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
3  Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
4  Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.
5  Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
6  Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
7  Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.
8  Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
9  dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.

16 October 2012

Renungan Harian, 16 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu. (Luk 11:37-41)

Banyak orang berpenampilan rapi, baju bersih dan berdasi. Namun kerapian itu dipergunakan sebagai topeng penutup tindakan yang palsu, menjadi alat untuk menutupi segala bentuk sandiwara, penipuan dan keserakahan hidup. Membersihkan batin dengan memberikan isi dalam hal ini adalah jiwa kita, maka segala kerapian diluar akan menjadi sirna dikalahkan oleh cerahnya batin. Penampilan memang perlu, tetapi kualitas isi jiwa jauh lebih penting!

Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya TUHAN, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu (Mzm 119:41)

Bacaan Lengkap hari ini :

37  Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan.
38  Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.
39  Tetapi Tuhan berkata kepadanya: “Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.
40  Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?
41  Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu.

15 October 2012

Renungan Harian, 15 Oktober 2012 – Peringatan Wajib Santa Teresa dari Avila, Perawan dan Pujangga Gereja

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus”. (Luk 11:29-32)

Banyak orang tidak menyadari rahmat Allah dari apa yang dialaminya setiap hari. St. Teresa dari Avilla, yg kita peringati hari ini adalah contoh mereka yang menyadari kebesaran Tuhan dalam hidupnya. Ia memelihara hidupnya dalam terang sabda Tuhan.Hidupnya menjadi inspirasi bagi kaum perempuan. Hal ini menjadi tanda kehadiran rahmat Allah yang nyata dalam hidup kita. Mari kita pelihara hidup dalam terang Allah dan kita ciptakan kebaikan hidup bersama.

Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, sekarang ini dan selama-lamanya. Mzm (113:2)

Bacaan Lengkap hari ini :

29  Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
30  Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.
31  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!
32  Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

13 October 2012

Renungan Harian, 13 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Luk 11:27-28)

Saat seorang ibu berseru betapa bahagianya Maria karena punya Putera Yesus. Yesus justru mengkoreksinya, Maria bukan bahagia karena punya anak Dia, tetapi karena sudah mendengarkan sabda Tuhan dan melaksanakannya. Maria memang seorang yang secara fisik melakukan tugasnya sebagai Ibu Yesus. Pasti itu sangat membahagiakan. Namun, Yesus sendiri menangkap rahasia besarnya, karena semua itu dilakukan Maria sebagai orang beriman. Ia melakukan itu dalam rangka ketaatannya pada Sabda Allah. Itulah yang membahagiakannya.

Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya. (Mzm 111:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

27  Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.”
28  Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

12 October 2012

Renungan Harian, 12 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi ada di antara mereka yang berkata: “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.” (Luk 11:15-26)

Pikiran negatif akan menghasilkan tindakan yang negatif juga. Kecurigaan, fitnah, benci dan segala kejahatan. Kecurigaan dan pikiran negatif terhadap Yesus membuat banyak orang terputus dari karya rahmat Allah. Tuhan yang sudah ada didepan mata, namun mereka tidak melihatnya. Orang yang bersahaja selalu merindukan Allah dan mampu menangkap tanda tanda yang diberikan Allah dalam alur kehidupannya. Merekalah yang mampu mencermati dan melihat rahasia rahasia Tuhan yang dibentangkan lewat situasi kehidupan.

Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya. (Mzm 111:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

15  Tetapi ada di antara mereka yang berkata: “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.”
16  Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
17  Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
18  Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
19  Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
20  Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
21  Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya.
22  Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya.
23  Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”
24  “Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
25  Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur.
26  Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.”

11 October 2012

Renungan Harian, 11 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu (Luk 11:5-13)

Apa saja bisa kita minta dari Bapa. Tapi ingat! Kehendak Bapa bukan seperti kehendak saya! Kadang kita merasa jengkel, putus asa karena sudah berdoa begitu lama, sudah beramal dan berbuat baik tapi permohonanannya tidak dikabulkan Tuhan. Ingatlah, Tuhan tahu mana yang baik dan berguna bagi keselamatan jiwa anak anak-Nya. Dia selalu memberi yang terindah, tepat pada waktunya. Kuncinya adalah kita percaya, mesti PERCAYA!. Mari kita selalu menjalin relasi yang akrab dengan Yesus, Sahabat sejati. Dia adalah Allah yang peduli.

“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya” (Luk 1:68)

Bacaan Lengkap hari ini :

5  Lalu kata-Nya kepada mereka: “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,
6  sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
7  masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.
8  Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
9  Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
10  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
11  Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
12  Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
13  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

10 October 2012

Renungan Harian, 10 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” (Luk 11:1-4)

Banyak orang Katolik yang merasa tidak mampu untuk berdoa spontan ataupun memimpin doa. Alasannya macam macam, malu, tidak bisa menyusun kalimat. Hari ini Yesus mengajar kita berdoa sederhana. Dan memang itulah pokok doa bagi kita semua. Memuji Tuhan, mengucap syukur, memohon ampun, memohon rejeki. Jadi marilah kita berdoa seperti yang diajarkan Yesus. Allah mendengarkan doa doa kita, asalkan hati kita tetap tulus dan terarah pada Allah sendiri. Jangan pernah berkata, “Aku tidak bisa berdoa”!

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! (Mzm 117:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.”
2  Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
3  Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
4  dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

9 October 2012

Renungan Harian, 9 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara” (Luk 10:38-42)

Bentuk hidup apapun yang kita pilih, itu tidak menjadi soal. Masalahnya adalah : Saat kita menganggapnya sebagai beban atau sebagai panggilan yang harus dihayati secara tulus, tanpa mengadili sikap yang dipilih orang lain. Marta ditegur Yesus, karena memandang kesibukannya sebagai suatu beban, bukan sebagai bentuk pelayanan atau suatu panggilan yang harus dilaksanakan secara tulus dan penuh cinta. Injil hari ini menjadi inspirasi dan refleksi kita, apakah kesibukan kita setiap hari merupakan beban atau panggilan untuk melayani?

Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. (Mzm 139:3)

Bacaan Lengkap hari ini :

38  Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
39  Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
40  sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”
41  Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42  tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

8 October 2012

Renungan Harian, 8 Oktober 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!” (Luk 10:25-37)

Dalam hidup kita pastilah pernah berjumpa dengan orang yang memerlukan pertolongan. Bagaimana sikap kita, dan apa yang kita lakukan? Pura pura tidak tahu? Tuhan memberi hati untuk merasakan penderitaan orang lain, semangat dan kekuatan untuk mengambil tindakan dan akal budi yang dapat dimanfaatkan untuk menemukan cara yang tepat untuk menolong. Gunakan semua itu untuk melaksanakan perintah Yesus untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri.

Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh (Mzm 111:7)

Bacaan Lengkap hari ini :

25  Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
26  Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?”
27  Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
28  Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”
29  Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?”
30  Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
31  Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
32  Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
33  Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
34  Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
35  Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
36  Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”
37  Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress