Renungan Harian

19 October 2011

Renungan Harian, 19 Oktober 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. (Luk 12:39-48)

Tuhan mengingatkan kita untuk jadi hamba yang SETIA. Lakukanlah tugas dengan baik, bukan hanya ketika dilihat orang saja. Ingatlah, Tuhan senantiasa berserta kita dan melihat segala perbuatan kita. Waspadalah terhadap godaan kelalaian. Jangan lah menunda-nunda berbuat baik. Jalinlah relasi dengan Nya terus menerus, dengan menempatkan kehendak-Nya sebagai prioritas utama dalam hidup kita.

Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Mzm 124:8)

18 October 2011

Renungan Harian, 18 Oktober 2011 – Pesta Santo Lukas Penginjil

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ketengah tengah serigala. (Luk 10:1-9)

Dalam setiap akhir Ekaristi, Romo selalu mengucapkan kalimat : “Marilah pergi. Kita diutus” Kalimat ini bukan sekedar perintah, tetapi tugas perutusan yang mengandung nilai Ilahi. St Lukas yang kita rayakan pestanya hari ini, mengisahkan bahwa Yesus mengutus 70 murid untuk mewartakan kabar gembira. Pewartaan adalah tugas wajib kita sebagai murid Yesus, terlebih setelah ikut merayakan Ekaristi. Pewartaan tidak hanya kotbah, tetapi juga kesaksian dan teladan hidup kita sehari hari. Wartakan kabar gembira dengan cara yang paling sederhana, melalui senyum suka citamu dalam menjalani hidup sehari hari.

Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu (Mzm 145:11)

17 October 2011

Renungan Harian, 17 Oktober 2011 – Peringatan Wajib Santo Ignatius dari Antiokhia

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

“Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.” (Luk 12:13-21)

Jika kita masuk golongan orang kaya secara materi, layaklah kita mengimbanginya dengan kaya dalam mengenal kehendak Allah. Sehingga kita tahu bagaimana menggunakan kekayaan yang ada. Jika kita tidak masuk orang yang kaya secara materi, bukalah selalu hati kita pada Allah yang kaya dengan rahmat, sehingga kita akan diperkaya dengan segala macam kemurahan hati. Hari ini kita merayakan peringatan St. Ignatius dari Antiokhia seorang uskup yang mampu memperkaya umat dengan segala macam kekayaan rohani. Berusahalah terus untuk jadi orang kaya dalam rahmat Allah!

“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya” (Luk 1:67)

15 October 2011

Renungan Harian, 15 Oktober 2011 – Peringatan Wajib St. Teresa Avilla (Teresa dari Yesus)

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

“janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu. Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan.” (Luk 12:8-12)

Ingat Daniel PNS yang difitnah oleh atasannya karena dia menolak untuk merekayasa keuangan? Ingat Yusuf yang difitnah oleh isteri Pontifar, karena menolak ajakannya? Mereka sama sama berserah dan pada saatnya mereka diberi kuasa Roh Kudus untuk menjawab semua fitnahan itu dengan benar. Injil hari ini meyakinkan kita akan hal itu, saat kita mengutamakan kebenaran dan kasih, maka Yesus akan menaungi kita dengan Roh Kudus-Nya.

Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya  (Mzm 105:8)

14 October 2011

Renungan Harian, 14 Oktober 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Luk 12:1-7)

Hari ini Injil bicara tentang janji Tuhan untuk menjaga kita. Kita selalu ada dalam perhatian Tuhan. Bukan kehebatan kita yang menjadikan Tuhan perhatian pada kita, tetapi iman kita yang ragu, itulah yang mengundang perhatian Tuhan. Pandangan kita yang merasa kurang pantas di hadapan Allah, itu juga mengundang perhatian-Nya. Selama kita punya iman dan harapan serta rasa takut akan Allah, semua itu menjadi perhatian Allah dan diperhitungkan oleh-Nya.

Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. (Mzm 32:7)

13 October 2011

Renungan Harian, 13 Oktober 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Untuk itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya. (Luk 11:47-54)

Para ahli Taurat sangat marah mendengar kritikan Yesus. Mereka tak mampu mengolah kritikan dan melihat nilai positif dari teguran Yesus. Mereka gagal mencerna kecaman Yesus. Mereka tidak mau mengubah cara hidup dan pola pikir mereka untuk menemukan jalan keselamatan. Kritik itu bagaikan “jarum suntik” yang menyembuhkan kita. Kita diundang untuk menerima, mencerna dan mengolah setiap kritikan sesama. Semua itu menjadi sarana untuk berubah, bertumbuh dalam hidup rohani dan kepribadian.

Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang. (Mzm 130:4)

12 October 2011

Renungan Harian, 12 Oktober 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. (Luk 11:42-46)

Perhatian yang berlebihan atas hukum dan aturan sering membuat orang menghayati hidup tanpa kasih.Dalam hidup bermasyarakat, hendaknya kita memperhatikan wujud iman kepada Yesus dalam perilaku yang benar dan adil serta kasih kepada sesama. Kecaman kecaman Yesus dalam Injil hari ini, tetap aktual sampai hari ini. Banyak diantara kita yang berkutat dalam hal lahiriah dan mencari pujian, bukan hidup sejati seperti yang dikehendaki Tuhan. Yesus mengharapkan kita menjadi teladan hidup bagi sesama, kalau tidak kita adalah orang Kristen yang munafik.

Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. (Mzm 62:5)

11 October 2011

Renungan Harian, 11 Oktober 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu. (Luk 11:37-41)

Iman adalah masalah sikap hati yang percaya dan berserah diri kepada Tuhan. Inilah isi diri kita yang layak dijadikan sedekah/persembahan kepada Tuhan. Sikap hati inilah yang menjadi fokus penilaian Allah terhadap manusia. Apakah ada kasih kepada Dia dan sesama manusia? Adakah kesediaan untuk melayani dan berkorban? Adakah komitmen untuk setia dan bertekun sampai akhir? Adakah kemurahan hati dalam menjawab panggilan-Nya?

Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya (Mzm 19:2)

10 October 2011

Renungan Harian, 10 Oktober 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. (Luk 11:29-32)

Langkah pertama menuju keselamatan ialah percaya. Bagaimana mau selamat kalau tidak percaya, bahkan menolak mentah-mentah walaupun sudah melihat banyak tanda? Inilah yang dinilai sebagai angkatan yang jahat oleh Yesus. Tuhan tidak bisa memaksakan kehendak. Tuhan hanya menghimbau orang yang kurang percaya; orang yang mau mencobai Dia. Mereka tidak akan terbebas dari belenggu kejahatan dan pada hari penghakiman mereka akan dihukum.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

8 October 2011

Renungan Harian, 8 Oktober 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

“Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Luk 11:27-28)

Apakah tujuan pokok hidup kita? Mungkin jawabnya hanya singkat : “BAHAGIA”. Jika demikian, kita perlu mengamini sabda Yesus untuk mendapatkan kebahagiaan sejati. Yaitu mendengarkan dan memelihara firman dalam hidup kita. Mari kita coba dengan mencari ayat Kitab Suci yang sangat menyentuh hati kita dan menjadikannya semboyan hidup kita. Agar Sabda itu mengubah hidup kita menjadi lebih baik. Tuhan Yesus memberkati.

Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus. (Mzm 97:12)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress