Renungan Harian

2 September 2011

Renungan Harian, 2 September 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. (Luk 5:33-39)

Yesus ingin menunjukkan suatu kontradiksi bahwa ajarannya yang memberi pandangan baru tentang kehidupan beragama, haruslah juga dihayati oleh mereka yang sudah tidak terkontaminasi lagi oleh ajaran ajaran lama yang menyesatkan. Bagi Yesus, berpuasa bukan hanya sekedar menyiksa diri, tetapi lebih kearah pertobatan. Semua ajaran Yesus mengutamakan manusia dengan dasar Kasih, bukan manusia sebagai obyek hukum. Karena itu untuk bisa mengerti ajaran Yesus, diperlukan cara berpikir yang baru. Bila tidak, pasti akan menjadi kontroversi yang tidak akan ada akhirnya.

Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! (Mzm 100:2)

1 September 2011

Renungan Harian, 1 September 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Dan sesudah mereka menghela perahu perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus. (Luk 5:1-11)

Meninggalkan satu hal saja yang kita sukai bisa terasa berat dan sulit. Apalagi meninggalkan segala sesuatu: rumah, keluarga, pekerjaan, dan lain lain. Tetapi para rasul rela meninggalkan segalnya untuk mengikuti Yesus. Apa yang menarik mereka kepada-Nya? Ia tidak menjanjikan upah atau jaminan hidup yang lebih baik. Yesus hanya menjanjikan hidup sejati dalam persatuan dengan Allah di dunia ini dan selamanya dalam kebahagiaan kekal di surga. Tetapi itu hanya bisa ditangkap dengan iman.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

31 August 2011

Renungan Harian, 31 Agustus 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang orang sakitnya, yang menderita bermacam macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing masing dan menyembuhkan mereka. (Luk 4:38-44)

Yesus membantu banyak orang hingga sampai saat ini. Ia
membantu agar manusia tidak terhambat dalam perkembangan daya hidupnya, baik secara rohani maupun jasmani. Maka Ia membantu orang-orang yang merasa berat menanggung kelemahan dan beban hidupnya. Seluruh karya dan sabda Yesus ingin menunjukkan datangnya Kerajaan Allah, yaitu Allah yang meraja dalam kehidupan manusia, Allah yang akan memulihkan segala sesuatu menjadi baik adanya.

Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah
Allah; aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan
selamanya. (Mzm 52:10)

30 August 2011

Renungan Harian, 30 Agustus 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

“Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau : Yang Kudus dari Allah.” (Luk 4:31-37)

Pengakuan ini bukan dari seorang manusia, melainkan dari setan yang merasuki tubuh manusia. Bila roh jahat saja mengakui bahwa Yesus itu Yang Kudus dari Allah, mengapa diantara kita masih banyak yang tidak mengenal-Nya? Kita boleh takjub dengan karya dan sabda Yesus, namun jangan berhenti hanya pada kekaguman dan takjub saja. Lanjutkan dan sempurnakan dengan sikap mengamini dan percaya. Sebab yang akan menyelamatkan kita, bukanlah rasa takjub, tetapi IMAN akan Yesus.

Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! (Mzm 27:13)

27 August 2011

Renungan Harian, 27 Agustus 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!” (Luk 7:11-17)

Injil hari ini berkisah tentang seorang janda di Nain yang sedih karena kehilangan anaknya. Air mata tidak akan pernah bisa menghilangkan kesedihan, tapi hanya dapat mengurangi emosi untuk sementara. Yesus menegaskan bila kita sedih dan kehilangan, jangan hanya menangis, tetapi percaya dan berharaplah pada Allah. Dia lah satu satunya yang mampu merubah kesedihan jadi kegembiraan.

Sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran. (Mzm 98:9)

14 August 2011

Renungan Harian, 14 Agustus 2011 – Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

“Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.” (Luk 1:39-56)

Hari ini kita rayakan Bunda Maria diangkat kesurga. Hal ini terjadi karena Bunda Maria adalah orang pilihan dan terberkati. Bukan karena status atau pendidikannya, tetapi karena iman dan sikapnya. Semua ini terjadi karena Bunda Maria selalu mengarahkan pandangannya keatas, kepada Tuhan. Ia mengagumi serta mengagungkan karya Tuhan. Pengalaman iman Bunda Maria mengajarkan kita bahwa jika kita selalu mengarahkan pandangan keatas, maka ikatan rohani kita akan semakin erat dengan Tuhan. Hati yang penuh syukurpun akan mudah tertuju kepada Tuhan.

Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia (Luk 1:48)

24 June 2011

Renungan Harian, 24 Juni 2011 – Hari Raya Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Dan seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. (Luk 1:57-66, 80)

Zakharia memuji Allah atas karya-Nya yang agung dan anugerah-Nya yang besar yaitu memberinya seorang putera. Ia sadar bahwa tangan Tuhan bekerja dan merestui dia. Elisabet isterinya pasti juga melakukan hal yang sama. Bagaimana dengan kita? Apakah sebagai orang tua kita sadar bahwa kehadiran anak dalam keluarga adalah anugerah Allah? Apakah kita juga sadar bahwa kita ini adalah anugerah Allah? Jika kita sadar, maka marilah kita memuji Allah setiap waktu.

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib (Mzm 139:17)

31 May 2011

Renungan Harian, 31 Mei 2011 – Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elizabeth

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus (Luk 1:39-56)

Hari ini kita rayakan perjumpaan dua wanita yang bernama Maria dan Elisabet. Maria datang untuk mensyukuri kehamilan Elisabet diusianya yang sudah renta sedangkan Elisabet juga bersyukur karena Maria telah dipilih menjadi Bunda Sang Penebus. Ke dua nya merasakan saling berbagi kebahagiaan, karena mereka orang yang tahu bersyukur dan yakin akan kebaikan rencana Tuhan. Bagaimana dengan kita? Bisakah kita menjalani semua rencana Tuhan, dengan rasa bahagia serta penuh keyakinan, tanpa mengeluh?

“Sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!” (Yes 12:6)

8 May 2011

Renungan Harian, 8 Mei 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti. (Luk 24:13-35)

Setelah Yesus sudah tidak bersama lagi secara fisik dengan para murid-Nya seperti ketika Ia belum wafat, maka tanda untuk mengenal kehadiran-Nya adalah tindakan memecah mecahkan roti. Saat sekarangpun, kita mengenali kehadiran Yesus dalam ekaristi saat Pastur memecah mecahkan roti dan mengucapkan : “Perbuatlah ini sebagai peringatan akan Daku” (bdk Luk 22:19). Kita tetap bersama Yesus di sepanjang hidup kita.

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah (Mzm 16:11)

28 April 2011

Renungan Harian, 28 April 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. (Luk 24:35-48)

Dengan derita wafat dan kebangkitan-Nya, Yesus menghancurkan dosa. DOSA adalah sumber ketidak damaian. Dengan menghancurkan dosa, Yesus membawa damai sejahtera bagi manusia. Kita layak bersyukur atas anugerah Paskah Kebangkitan Yesus yang mendatangkan damai sejahtera. Kitapun dipanggil untuk membawa damai bagi orang orang zaman
 ini, melalui tutur kata dan tingkah laku, disertai dengan semangat persaudaraan.

Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! (Mzm 8:2)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress