Renungan Harian

29 May 2013

Renungan Harian, 29 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut. (Mrk 10:32-45)

Ada rasa takut dan cemas dalam diri para murid. Mungkin mereka punya firasat itu perjalanan terakhir bersama Yesus.  Yesus sudah berkali-kali menubuatkan bahwa Ia akan ditangkap. Mengapa mereka harus ke Yerusalem? Bukankah itu sama dengan masuk ke liang singa? Tapi Yesus bertekad. Maka Ia berjalan di depan. Jalan hidup kita tidak selalu mulus dan aman. Apakah kita harus menghindar dan cari aman selalu? Tidak usah mencari bahaya. Tapi kalau ada di jalan berbahaya, ingat, Yesus berjalan di depan.

Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu! (Mzm 79:9)

Bacaan Lengkap hari ini :

32 Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,
33  kata-Nya: “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah,
34  dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.”
35  Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: “Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!”
36  Jawab-Nya kepada mereka: “Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?”
37  Lalu kata mereka: “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu.”
38  Tetapi kata Yesus kepada mereka: “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?”
39  Jawab mereka: “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka: “Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.
40  Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.”
41  Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.
42  Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
43  Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
44  dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
45  Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

28 May 2013

Renungan Harian, 28 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. (Mrk 10:28-31)

Dengan mengikuti Yesus, kita akan mendapatkan upah yang melimpah. Upahnya lebih dari sekedar uang, upah mengikuti Yesus adalah memperoleh hidup kekal. Luar biasa upah yang diterima oleh orang yang mengikuti Yesus secara total. Selain itu, keselamatan juga diberikan kepada setiap orang yang setia kepada Yesus. Bagaimana dengan kita yang masih berjuang untuk mengikuti Yesus? Apakah kita sungguh setia mengikuti-Nya sepanjang hidup kita? Ingat, bahwa kita dipanggil bukan untuk sukses tetapi untuk setia.

Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.” (Mzm 50:23)

Bacaan Lengkap hari ini :

28  Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”
29  Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
30  orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
31  Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

27 May 2013

Renungan Harian, 27 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin (Mrk 10:17-27)

Kita perlu menyelidiki apa sebenarnya motivasi kita untuk melakukan perbuatan baik? Apakah untuk mengejar hidup kekal atau hanya sekedar mencari perhatian. Ingin dipandang memiliki hidup yang baik diantara teman-teman? Ada banyak alasan ketika kita melakukan tindakan baik. Hari ini Yesus menantang kita untuk berani melepaskan segala hal yang “mengikat” kita. Beranikah kita mengikuti Yesus dengan semangat lepas bebas, sehingga kita dengan mudah memasuki lubang jarun yang sempit, dan hanya terarah pada Allah?

Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur! (Mzm 32:11)

Bacaan Lengkap hari ini :

17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
18  Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.
19  Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”
20  Lalu kata orang itu kepada-Nya: “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”
21  Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
22  Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.
23  Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
24  Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
25  Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
26  Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”
27  Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

25 May 2013

Renungan Harian, 25 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Mrk 10:13-16)

Hari ini Tuhan Yesus menjelaskan bahwa anak anak adalah pemilik Kerajaan Surga. Kepolosan hidup mereka yang belum dicemari “polusi” hidup masyarakat. Hati mereka sangat murni, jujur dan tampil apa adanya. Mereka taat kepada orang tuanya. Inilah keutamaan sikap orang beriman: rendah hati, tidak sombong, jujur, taat kepada Tuhan, selalu mencari kehendak Tuhan, dan mau berbagi dengan sesama. Apakah kita sudah memiliki sikap iman seperti anak kecil?

Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, (Mzm 103:17)

Bacaan Lengkap hari ini :

13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
14  Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
15  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.
16  Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

24 May 2013

Renungan Harian, 24 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Apa yang dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia (Mrk 10:1-12) .

Yang dimaksud adalah persatuan suami istri. Sekarang ini angka perceraian sangat tinggi dan semakin tinggi. Banyak orang memilih untuk kumpul kebo, bisa pisah kapan mau tanpa prosedur. Pasangan muda yang bertengkar mengenai hal sepele, begitu mudah mengatakan: Kita cerai saja! Mereka lupa janji kudus itu diucapkan di hadapan Tuhan dan dikukuhkan oleh Tuhan. Mestinya kata cerai itu diharamkan. Ingat masa pacaran yang disebut masa romantika. Kalau sudah memasuki jenjang perkawinan itulah saat kasih diuji dan dimurnikan.

Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. (Mzm 119:12)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 Dari situ Yesus berangkat ke daerah Yudea dan ke daerah seberang sungai Yordan dan di situpun orang banyak datang mengerumuni Dia; dan seperti biasa Ia mengajar mereka pula.
2  Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya kepada-Nya: “Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?”
3  Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Apa perintah Musa kepada kamu?”
4  Jawab mereka: “Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai.”
5  Lalu kata Yesus kepada mereka: “Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.
6  Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,
7  sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,
8  sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.
9  Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.
10  Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.
11  Lalu kata-Nya kepada mereka: “Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.
12  Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.”

23 May 2013

Renungan Harian, 23 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah (Mrk 9:41-50)

Tangan, kaki dan mata adalah tiga anggota tubuh yang mudah menjerumuskan kita kedalam dosa. Tangan, kaki dan mata adalah ciptaan Allah. Ketiganya dianugerahkan Allah kepada manusia untuk mendatangkan kebaikan, bukan kejahatan. Ketiganya tidak otomatis menjad sumber dosa bila dipergunakan dengan baik dan benar. Dan kita akan mampu menggunakan ketiganya dengan baik, bila kita punya iman akan Yesus yang telah bangkit dan mengalahkan kuasa dosa. Berkat iman kepada Yesus, kita diberi kuasa untuk menang atas dosa.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. (Mzm 1:1-2)

Bacaan Lengkap hari ini :

41 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya.”
42  “Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.
43  Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;
44  (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
45  Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;
46  (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
47  Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,
48  di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.
49  Karena setiap orang akan digarami dengan api.
50  Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.”

21 May 2013

Renungan Harian, 21 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, (Mrk 9:30-37)

bagi Yesus penderitaan dan kematian adalah jalan. melalui jalan inilah Dia akan bangkit dan memenuhi kehendak Bapa. Ketegaran Yesus menghadapi semua ini seharusnya menjadi berita sukacita. Para murid harus tahu, tanpa penderitaan dan kematian Yesus mereka dan kita semua tidak akan sampai kepada kehidupan abadi disurga. Kita adalah manusia penakut. Kita mau bangkit dan hidup tapi takut menderita dan mati. mari kita belajar dari Yesus dan menanggalkan rasa takut. Sebab kalau kita menderita dan mati, kita menderita dan mati dalam dan bersama Yesus.

Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; (Mzm 37:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

30 Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;
31  sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit.”
32  Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.
33  Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?”
34  Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.
35  Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.”
36  Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:
37  “Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”

20 May 2013

Renungan Harian, 20 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” (Mrk 9:14-29)

Kita mengatakan percaya pada Dia yang turun ketempat penantian dan bangkit pada hari ketiga, tapi meragukan apakah kita benar telah diselamatkan dan akan dibangkitkan pada akhir zaman. Kita ragu apakah hidup kita yang sekarang menjadi gambaran kehidupan kekal yang kelak akan kita terima? Semuanya karena kita belum menyadari sungguh-sungguh bahwa Dia telah bangkit agar kitapun bangkit bersama Dia. Rasa syukur atas semuanya itu seharusnya memotivasi kita untuk berbuat lebih baik lagi. Layaklah kita berseru, “Aku percaya! Tolonglah aku yang tidak percaya ini”

TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang (Mzm 93:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

14 Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka.
15  Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia.
16  Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?”
17  Kata seorang dari orang banyak itu: “Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia.
18  Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.”
19  Maka kata Yesus kepada mereka: “Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!”
20  Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa.
21  Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: “Sudah berapa lama ia mengalami ini?” Jawabnya: “Sejak masa kecilnya.
22  Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.”
23  Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!”
24  Segera ayah anak itu berteriak: “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!”
25  Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: “Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!”
26  Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang yang berkata: “Ia sudah mati.”
27  Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri.
28  Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?”
29  Jawab-Nya kepada mereka: “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa.”

25 April 2013

Renungan Harian, 25 April 2013 – Pesta Santo Markus, Penginjil

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mrk 16:15-20)

Dengan menerima sakramen Baptis, kita telah menjadi bagian dari Allah dan karenanya kita juga wajib melaksanakan firman Tuhan untuk memberitakan Injil. Tidak perlu keseluruh dunia, tetapi evangelisasi pada masyarakat disekeliling kita. Kita harus dapat mewujudkan janji-janji Baptis kita, agar menjadi Injil yang hidup, dengan menjadi sahabat yang baik bagi setiap orang. Kuasa Tuhan yang akan terus menyertai hidup dan karya pelayanan kita.

Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit. (Mzm 89:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

15  Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18  mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
20  Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

6 April 2013

Renungan Harian, 6 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. (Mrk 16:9-15)

Bagi kita lebih mudah mengatakan “percaya” daripada “tidak percaya” namun lebih sulit untuk melaksanakan apa yang kita percaya itu. Namun jika kita sungguh sungguh memercayakan diri kita kepada Dia yang telah bangkit dan senantiasa hadir ditengah tengah kita serta mengalahkan kekuatan jahat, maka “berbahagialah kita yang telah percaya” (Luk1:45). Karena itu, janganlah “tidak percaya”!. Semoga Tahun Iman yang tengah kita jalani juga membuat kita semakin beriman.

Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku. (Mzm 118:21)

Bacaan Lengkap hari ini :

9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
10  Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
11  Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
12  Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
13  Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
15  Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress