Renungan Harian

28 June 2013

Renungan Harian, 28 Juni 2013 – Peringatan Wajib Santo Ireneus – Uskup dan Martir

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” (Mat 8:1-4)

St. Ireneus yg kita peringati hari ini, membuktikan bahwa dengan berpasrah maka akan mendapatkan rahmat yang sesuai kehendak Tuhan. Yesus yang diutus untuk menebus dosa manusia dengan sengsara dan wafatnya juga bersikap pasrah, sepenuhnya biarlah terjadi seturut kehendak Bapa-NYa. Bagaimana dengan kehidupan kita selama ini? Apakah kita sudah memohon kepada Tuhan dengan benar? Ataukah kita memaksakan kehendak kita kepada Tuhan? Mari kita belajar dari orang kusta, jika Tuhan berkenan maka aku akan sembuh!

Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! (Mzm 128:1)

Bacaan lengkap hari ini :

1 Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
2  Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”
3  Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
4  Lalu Yesus berkata kepadanya: “Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.”

27 June 2013

Renungan Harian, 27 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana” (Mat 7:21-29)

Beriman bukan hanya berdoa dan berbicara banyak tentang Tuhan, tetapi seberapa banyak kita mencintai Tuhan. Mencintai Tuhan berarti berani melakukan kehendak-Nya. Mari kita uji di dalam hidup kita. Termasuk kelompok yang manakah kita? Ciri utama kalau kita tidak banyak mencintai Tuhan adalah saat kita tidak mampu menghadapi kesulitan hidup. Mencintai Tuhan adalah tanda bahwa Sabda Tuhan yang kita dengar sungguh hidup. Sabda yang berlanjut didalam tindakan, memberi harapan dan membantu kita hadapi kesulitan.

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mzm 106:1)

Bacaan lengkap hari ini :

21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
22  Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
23  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
24  “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
25  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
26  Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
27  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”
28  Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya,
29  sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka.

26 June 2013

Renungan Harian, 26 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Mat 7:15-20)

Dunia ini bagaikan pasar yang besar dan ramai. Macam-macam hal ditawarkan kepada kita disertai janji yang muluk-muluk. Banyak orang tergiur karena ingin sukses, kaya, cepat mendapat jodoh. Tapi siapakah yang bisa dipercaya dan dipegang janjinya? Kata Injil: “Lihatlah buahnya.” Apa hasil dari perkataan dan perbuatan orang itu? Orang benar dan saleh menghasilkan buah-buah kekudusan bagi Kerajaan Allah. Ia menjadi inspirasi bagi orang lain untuk menjadi lebih baik, lebih sabar dan mengasihi, lebih berguna untuk membangun diri, keluarga dan lingkungannya.

 Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, (Mzm 105:8)

Bacaan lengkap hari ini :

16  Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
17  Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
18  Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
19  Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
20  Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

25 June 2013

Renungan Harian, 25 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” (Mat 7:6.12-14)

Itulah isi dari seluruh hukum Taurat. Injil memberi rumusan yang positif, membuat kita proaktif dan kreatif untuk berbuat kasih. Kita tidak hanya menahan diri untuk tidak menyakiti orang dengan kata-kata pedas, tapi kita berusaha untuk menyenangkan sebanyak mungkin orang dengan kata-kata yang ramah dan membangun. Alangkah indahnya dunia kita andai-kata semua orang saling menyapa dan berbicara dengan kata-kata yang membesarkan hati dan berlomba-lomba berbuat baik.

TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? (Mzm 15:1)

Bacaan Lengkap hari ini :
6  “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”
12 “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
13  Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
14  karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

22 June 2013

Renungan Harian, 22 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. (Mat 6:24-34)

Entah disadari atau tidak, kita kerap masih saja kuatir akan ini-itu. Yesus mengingatkan kita, agar jangan kuatir. Kekuatiran tidak akan menambah apa pun dalam hidup kita, selain justru akan membuat kita tidak mampu melihat kebaikan Allah Bapa yang telah dikerjakan dalam hidup kita. Kita adalah orang yang percaya. Percaya bahwa Allah Sang penyelenggara itu hidup. Mari kita mencari dahulu Kerajaan Allah dan segala kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepada kita.

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! (Mzm 34:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

24  Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
26  Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
27  Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
28  Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,
29  namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
30  Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?
31  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
32  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
33  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
34  Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

21 June 2013

Renungan Harian, 21 Juni 2013 – Peringatan Wajib Santo Aloysius Gonzaga

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. (Mat 6:19-23)

Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang tak pernah puas. Ia terus ingin memiliki. Hatinya tidak pernah tenang dan selalu terarah kepada harta. Syukurlah, bila kita mampu mengarahkan hati ke harta surgawi. Bila tidak, akan banyak orang masuk penjara karena kasus harta. Sebagai orang dari keluarga bangsawan, St. Aloysius Gonzaga rela melepaskan diri dari harta dunia. Dengan tekun berdoa, matiraga dan laku tobat, ia mengarahkan hati kepada harta surgawi. Baginya, penyangkalan diri dan pertobatan hati adalah cara ampuh meraih harta surgawi.

Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. (Mzm 34:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

19 “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
20  Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
21  Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
22  Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
23  jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

20 June 2013

Renungan Harian, 20 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. (Mat 6:7-15)

Pembicaraan yang berkesan adalah pembicaraan dari hati kehati. Sedangkan pembicaraan yang serius umumnya malah masuk kuping kiri keluar kuping kanan. Ada kedekatan pribadi dalam pembicaraan informal. Kedekatan itu memberi kesan dan sekaligus meresap dalam hati sanubari sehingga selalu diingat dan diresapkan.  Pembicaraan demikianlah yang diajarkan Yesus kepada kita; pembicaraan sederhana dari hati kehati sebagai anak kepada Bapanya yang berbelas kasih, melalui doa Bapa Kami.

Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh, (Mzm 111:7)

Bacaan Lengkap hari ini :

7  Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
9 ¶  Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
10  datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
11  Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
12  dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
13  dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
14  Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
15  Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

19 June 2013

Renungan Harian, 19 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” (Mat 6:1-6.16-18)

Orang melakukan segala sesuatu agar dilihat orang lain; kalau tidak ada yang melihat, bagi mereka, tindakan itu sia-sia. Padahal, ketika orang melakukan perbuatan kasih tanpa harus dilihat orang justru disitulah bernilai tinggi. Mari kita melakukan segala sesuatu dengan tulus. Tulus itu indah! Lakukan segalanya dengan tulus. Tidak perlu ada orang lain yang mengetahuinya. Bukankah Allah itu Mahatahu?

Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. (Mzm 112:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
2  Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
3  Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
4  Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
5 “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
6  Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
16 “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
17  Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
18  supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

18 June 2013

Renungan Harian, 18 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? (Mat 5:43-48)

Bukankah kita yang telah menerima kasih Allah dalam kristus sadar bahwa hanya kasih yang dapat merubah hidup? Di tengah hidup yang penuh kepalsuan dan kekerasan, mari kita hidup benar dan mengasihi. Di tengah hidup yang penuh dengan berbagai kesulitan dalam pelayanan, jadilah pelayan-pelayan yang mudah dijumpai umat. Ditengah kehidupan yang tiada senyum tawa, jadilah murid Yesus yang selalu tersenyum pada siapapun yang kita jumpai.

Pujilah TUHAN, hai jiwaku! (Mzm 146:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
44  Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
45  Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
46  Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
47  Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
48  Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

17 June 2013

Renungan Harian, 17 Juni 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. (Mat 5:38-42)

Kita masing-masing diberi anugerah yang berbeda-beda. Itulah yang membuat hidup ini begitu indah. Kita jadi tergantung satu sama lain. Ada petani, ada pedagang, ada guru, ada dokter. Ada yang diberi banyak, ada yang sedikit. Kalau ada yang mau meminjam dari kita, berarti kita punya lebih dari dia. Mengapa tidak kita beri, karena yang kelebihan itu tidak kita pakai dan tidak pula kita bawa mati. Lain kalau permintaan itu bisa membuat dia celaka, sebab kita pun wajib saling menjaga, menyelamatkan dan mengembangkan.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

Bacaan Lengkap hari ini :

38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
39  Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
40  Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
41  Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
42  Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress