Renungan Harian

25 July 2012

Renungan Harian, 25 Juli 2012 – Pesta Santo Yakobus, Rasul

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” (Mat 20:20-28)

Keinginan ibu Yakobus dan Yohanes benar benar naluri seorang ibu agar anaknya mendapatkan keselamatan. Mungkin dipikirnya dengan menjadi murid Yesus, maka mereka bisa memperoleh sesuatu dengan mudah. Keselamatan yang diberikan kepada kita bukan karena jasa jasa kita, akan tetapi ditentukan oleh kesetiaan kita mengikuti jalan hidup Yesus dan percaya secara total kepada-Nya sebagai jalan, kebenaran dan hidup.Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. (Mzm 126:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

20  Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.
21  Kata Yesus: “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya: “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.”
22  Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya: “Kami dapat.”
23  Yesus berkata kepada mereka: “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.”
24  Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu.
25  Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
26  Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
27  dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
28  sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

24 July 2012

Renungan Harian, 24 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.” (Mat 12:46-50)

Kedekatan relasi dalam penilaian Yesus diukur dari seberapa mereka melakukan kehendak Bapa disurga. Yesus tidak meminta kita untuk melakukan hal hal besar yang menggetarkan hati banyak orang. Yesus hanya minta kita menyatu dengan Yesus melalui iman, agar menjadi saudara satu sama lain? Apakah kita hanya dibibir saja mengaku sebagai anak Bapa di Sorga dan saudara Yesus, tetapi kita jauh dari visi dan misi Bapa? Ataukah kita selalu menyediakan diri untuk mencari kehendak Bapa dan melakukannya?

Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu! (Mzm 85:7)

Bacaan Lengkap hari ini :

46  Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.
47  Maka seorang berkata kepada-Nya: “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.”
48  Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?”
49  Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
50  Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

23 July 2012

Renungan Harian, 23 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” (Mat 12:38-42)

Seperti kebanyakan orang dijaman Yesus, kitapun sering hanya ingin mendengar, apa yang ingin kita dengar. Kita mempunyai Allah yang demikian penuh kuasa dan kita memiliki Roh Kudus, Roh yang dijanjikan Allah untuk melindungi, menjaga dan menghibur kita, tetapi kita masih selalu sibuk mencari “tanda tanda” lain yang menyenangkan keinginan kita.Bagaimana dengan kita? Apakah kita kita masih begitu sibuk meminta tanda bagi langkah kita kedepan? ataukah kita hanya memfokuskan pandangan kita pada Allah sebagai tanda dalam menjalani hidup kita ini? Mari kita merenungkannya.

“Siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.” (Mzm 50:23)

Bacaan Lengkap hari ini :

38  Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.”
39  Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
40  Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.
41  Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!
42  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!”

20 July 2012

Renungan Harian, 20 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Lihatlah, murid murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat.” (Mat 12:1-8)

Kita sering tergelincir dalam sikap yang hanya didasarkan pada “boleh”dan tidak boleh”. Hal ini terjadi karena manusia cenderung mencari selamatnya sendiri. Kasarnya mencari aman supaya tidak disalahkan. Dalam menghayati hidup beragama, kita selalu dihadapkan pada tradisi yang sama. Sehingga pelanggaran demi pelanggaran sering terjadi. Seharusnya kita lebih mengedepankan sikap belas kasihan, karena itulah yang dikehendaki Allah. Tidak kaku dalam menerapkan boleh dan tidak boleh. Sehingga kita tidak jadi umat yang sibuk mencari kesalahan orang lain dan menghakimi pelanggaran sesama. 

TUHAN telah datang menyelamatkan aku! (Yes 38:20)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.
2  Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat.”
3  Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
4  bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?
5  Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?
6  Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
7  Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.
8  Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

19 July 2012

Renungan Harian, 19 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Mat 11:28-30)

Undangan Yesus hari ini adalah bukti bahwa Dia sendiri ingin mengambil bagian dalam hidup kita. Kita kadang menjadi tuli akan undangan Yesus yang sungguh baik pada kita. Setiap saat Yesus meminta kita datang kepada-Nya, namun sering kita tidak mendengarnya, sibuk dengan beban berat kita. Yesuslah satu satunya yang sungguh sungguh mampu menghilangkan beban berat kita. Yesuslah penghibur sejati yang selama ini sering kita lupakan.

Sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi (Mzm 102:19)

Bacaan Lengkap hari ini :

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

18 July 2012

Renungan Harian, 18 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil”. (Mat 11:25-27)

Banyak orang tahu siapa Yesus, tetapi tidak semua orang bisa mengenal-Nya. Dan diantara orang yang mengenal-Nya adalah kita. Kita beroleh anugerah luhur dan mulia itu, karena kasih Kristus sendiri yang dinyatakan kepada kita. Kita adalah orang yang berkenan kepada-Nya. Bila semuanya adalah anugerah Tuhan, maka kita hanya dapat mengucap syukur kepada-Nya. Hanya persembahan syukur yang dapat kita berikan pada Tuhan. Seperti kata Paulus : Mengucap syukurlah dalam segala hal. (1Tes 5:18a)

Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya (Mzm 94:14)

Bacaan Lengkap hari ini :

25  Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
26  Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
27  Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.

16 July 2012

Renungan Harian, 16 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki laki atau perempuan lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. (Mat 10:34-11:1)

Keterikatan relasi dengan keluarga juga dapat berdampak orang semakin jauh daripada-Nya. Bukan berarti orang tidak boleh berbakti kepada orang tua atau mengasihi anak anaknya, tapi bila relasi tersebut mengalahkan cinta akan Yesus, maka orang bisa lupa akan ikatan batin dengan Yesus. Karena itu Yesus datang untuk membebaskan kita dari segala keterikatan yang tidak wajar. ia mengajak kita untuk menaruh harapan kepada Allah. Maukan kita bebas untuk dapat berpegang teguh pada karya penyelamatan Yesus?

“Siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.” (Mzm 50:23)

Bacaan Lengkap hari ini :

34  “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.35  Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
36  dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
37  Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
38  Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
39  Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
40  Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
41  Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
42  Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.”
1  Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka.

14 July 2012

Renungan Harian, 14 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. (Mat 10:24-33)

Sebelum bertugas, Yesus memberikan nasihat kepada para rasul-Nya antara lain agar mereka selalu bersikap rendah hati, tidak ambisius, tidak sok pintar. Bercermin dari nasihat Yesus dalam Injil hari ini, kita perlu mengakui bahwa kecenderungan untuk sombong atau sok pandai juga terdapat dalam diri kita. Kadarnya saja yang mungkin beda. Ada sebuah pertanyaan yang patut kita renungkan sejenak : Dalam hal apakah atau saat berhadapan dengan siapakah biasanya aku tergoda untuk menyombongkan diri, atau bersikap sok pandai?

TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang. (Mzm 93:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.
25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.
26 Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.
27 Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.
28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.
31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. 32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”

13 July 2012

Renungan Harian, 13 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ketengah tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” (Mat 10:16-23)

Hidup orang Nasrani selalu merupakan persembahan. Sebagai domba, kita seperti dipersembahkan untuk disantap oleh serigala yang ganas. Begitu banyak misionaris dikirim kedaerah baru dan mati sebagai martir. Dari tradisi persembahan inilah Gereja berdiri kokoh. Sejarah Gereja membuktikan dimana darah para martir tumpah, disitu Gereja akan tumbuh subur. Gereja tidak akan pernah lenyap karena kesulitan dan penganiayaan. Kita tidak perlu takut menjadi domba. Kita harus semakin percaya bahwa inilah rencana-Nya.

Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu! (Mzm 51:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

16  “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
17  Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
18  Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
19  Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
20  Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
21  Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
22  Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
23  Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.

12 July 2012

Renungan Harian, 12 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. (Mat 10:7-15)

Memberi dengan Cuma cuma artinya tidak mengharap balasan atau komitmen apapun. Panggilan sebagai orang Kristen menghantar kita untuk menjunjung tinggi kebebasan beragama. Kita dipanggil untuk pergi dan mewartakan kebaikan Tuhan kepada sesama, apapun agamanya, TANPA mengharap balasan. Kita tidak perlu takut dan ragu dalam menjalankan tugas ini, karena Tuhan telah menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan. Hanya saja, dalam menjalankan perutusan ini dibutuhkan sikap tulus. Apabila kita mengabaikan tuntunan ini, maka pelayanan kepada sesama menjadi sia sia.

Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. Mzm 80:3

Bacaan Lengkap hari ini :

7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
9 Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
10 Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
11 Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
12 Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
13 Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
14 Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress