Renungan Harian

6 January 2013

Renungan Harian, 6 Januari 2013 – Hari Raya Penampakan Tuhan

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Kami datang untuk menyembah Dia.” (Mat 2:1-12)

Mengherankan mengapa ketiga majus itu menempuh perjalanan jauh penuh bahaya untuk melihat bayi  yang baru lahir. Bukan untuk mendapat hadiah atau kehormatan, melainkan hanya untuk menyembah Dia dan mempersembahkan sesuatu kepada-Nya. Berbeda sekali dengan mental kita di zaman ini: Kalau saya ikut Yesus saya mendapat apa? Apakah saya terbebas dari segala penyakit? Apakah hari tua saya terjamin?  Tuhan mengasihi kita tanpa syarat, sedangkan kita mengajukan banyak syarat kepada Tuhan. Ingatlah Tuhan tak mau kalah dengan kita dalam menunjukkan kemurahan hati.

Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi! (Mzm 72:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
2  dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”
3  Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
4  Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
5  Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
6  Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”
7  Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
8  Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia.”
9  Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
10  Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
11  Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
12  Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

28 December 2012

Renungan Harian, 28 Desember 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya (Mat 2:13-18)

Herodes begitu takut kehilangan takhta. Ia takut kepada seorang Raja Damai yang baru lahir. Takut ancaman dari seorang bayi yang baru lahir membuat Herodes kalap dan membasmi semua anak yang seumur dengan Yesus. Karena itu terjadilah bahwa anak anak kecil yang tak berdaya, yang belum tahu apa apa, menjadi martir martir kecil, seperti yang kita peringati hari ini. Apakah arti manusia dibandingkan dengan Allah yang   mahatinggi, mahamulia dan mahabesar? Mungkinkah Allah menjadi saingan kita atau Herodes? Yesus itu Raja, tapi kerajaan-Nya bukan dari bumi ini.

Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kitapun terluput! (Mzm 124:7)

Bacaan Lengkap hari ini :

13  Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.”
14  Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
15  dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.”
16  Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.
17  Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia:
18  “Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.”

26 December 2012

Renungan Harian, 26 Desember 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Mat 10:17-22)

Hari ini kita memperingati St. Stefanus, martir pertama Gereja. Dia sudah berjuang untuk membela Kristus dan mempertahankannya sampai ajal. Cintanya kepada Allah terbawa sampai mati saat dirajam demi perjuangannya memperoleh hidup yang kekal dan keselamatan jiwa. Gereja juga mengajarkan bahwa “percaya pada Yesus dan akan Dia yang mengutus-Nya adalah perlu supaya memperoleh keselamatan. Dan tidak seorangpun menerima kehidupan kekal, kalau ia tidak bertahan sampai akhir dalam iman. Karena itu, bertahanlah dalam iman akan Tuhan sampai akhir hidup kita.

Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku (Mzm 31:6)

Bacaan Lengkap hari ini :

17  Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
18  Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
19  Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
20  Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
21  Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
22  Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

18 December 2012

Renungan Harian, 18 Desember 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu (Mat 1:18-24)

Menjelang Natal kita diingatkan untuk berani bersikap seperti Yusuf, yang menyatakan kehendak Allah dalam hidupnya. Sebab Natal adalah perayaan Allah menjadi manusia sama seperti kita. Allah ada dan hadir di-tengah tengah kita umat-Nya. Tidak cukup kita hanya membaca K.S. dan berdoa. Kita juga harus berani bersikap dan bertindak seperti yang Allah mau. Tanpa perlu berpikir, keberanian kita pasti mendatangkan rahmat dan berkat bagi hidup kita.

Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! (Mzm 72:7)

Bacaan Lengkap hari ini :

18  Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
19  Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
20  Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu,” sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
21  Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
22  Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
23  “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” —yang berarti: Allah menyertai kita.
24  Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

17 December 2012

Renungan Harian, 17 Desember 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (Mat 1:1-17)

Hari ini kita membaca tentang silsilah Yesus. Secara manusia, silsilah Yesus kurang bagus. Cermati saja! Ada Tamar, Rahab dan Rut, mereka adalah para pezinah. Ada Daud yang menikahi istri prajuritnya. Inilah rencana Tuhan, menggunakan kelemahan manusia untuk memuliakan-Nya. Itulah wujud cinta Allah pada manusia, agar anak-Nya yang tunggal adalah bukan manusia yang super, tetapi manusia yang sama seperti manusia lain. Ia menjadi manusia sama seperti kita, kecuali dalam hal dosa. Maukah kita menerima kehadiran-Nya? diselamatkan oleh-Nya?

Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! (Mzm 72:7)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
2  Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,
3  Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram,
4  Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
5  Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,
6  Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,
7  Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa,
8  Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,
9  Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,
10  Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,
11  Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.
12  Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,
13  Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,
14  Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,
15  Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,
16  Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
17  Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

15 December 2012

Renungan Harian, 15 Desember 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. (Mat 17:10-13)

Tuhan memberi tanda-tanda jelas dari kehadiran-Nya. Perlu menjaga mata hati kita tetap terbuka untuk cepat mengenali-Nya. Orang Israel di zaman Yesus tidak mengenali Yohanes Pembaptis yang diutus untuk menyiapkan Jalan Tuhan.  Maka mereka juga tidak siap untuk menerima Yesus penyelamatkan dunia dan mereka masing-masing. Mereka sibuk dengan urusannya sendiri. Bagaimana persiapan kita sendiri menyambut Dia di hari Natal? Sudahkah kita menyediakan kediaman yang nyaman bagi-Nya di hati kita?

Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. (Mzm 80:3)

10  Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: “Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?”
11  Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
12  dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.”
13  Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

14 December 2012

Renungan Harian, 14 Desember 2012 – Peringatan Wajib St. Yohanes dari Salib, Imam dan Pujangga Gereja

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. (Mat 11:16-19)

Manusia cenderung mengkritik orang lain, seperti yang dilakukan kaum Farisi dan ahli Taurat. Apapun kebaikan yang dilakukan selalu mempunyai celah untuk dikritik. Maka, seorang pengikut Yesus yang baik adalah seorang pencari kehendak Allah bukan pencela dan pengritik orang yang melaksanakan kehendak-Nya. Sebaliknya sikap yang baik adalah memahami segala perbedaan, baik secara pribadi maupun kelompok, selama apa yang mereka ungkapkan sesuai dengan kehendak Allah.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa (Mzm 1:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

16  Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
17  Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
18  Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
19  Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”

13 December 2012

Renungan Harian, 13 Desember 2012 – Peringatan Wajib Santa Lusia, Perawan dan Martir

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! (Mat 11:11-15)

Kita belajar dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah orang yang banyak mendengarkan dan pandai menjadi pendengar yang baik. Jeritan kaum miskin dan papa sangat didengarkan oleh-Nya. Tuhan menganugerahkan dua telinga bagi manusia, maksudnya agar manusia mampu mendengarkan. Mari kita terus mengembangkan budaya mendengarkan, sebab tidaklah banyak manfaatnya apabila kita hanya pandai berbicara tetapi tidak bisa menjadi pendengar yang baik. St. Lusia menjadi pelaku kehendak Allah karena dia tahu bagaimana mendengarkan Allah.

TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. (Mzm 145:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

11  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
12  Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
13  Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
14  dan—jika kamu mau menerimanya—ialah Elia yang akan datang itu.
15  Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

12 December 2012

Renungan Harian, 12 Desember 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Mat 11:28-30)

Bukan orang sehat dan kuat yang diundang Yesus,  melain-kan orang yang letih lesu dan berbeban berat untuk diberi kelegaan. Mungkin sulit menemukan orang yang tidak mempunyai beban. Orang mengeluh tuntutan hidup makin tinggi dan saingan makin besar. Bagaimana bisa maju, sedangkan bertahan saja sulit. Tuhan tahu segala seluk beluk hidup kita. Kitab Suci tidak memberi hiburan kosong. Orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru. Masalah kita tidak hilang begitu saja. Tapi dengan kelegaan dan kekuatan baru dari Yesus kita sanggup mengatasi segala rintangan.

Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! (Mzm 103:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

28  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
29  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
30  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

11 December 2012

Renungan Harian, 11 Desember 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.” (Mat 18:12-14)

Perumpamaan ini menggambarkan betapa besar kasih Allah kepada kita. Kita berharga di mata-Nya! Ia tidak mau kehilangan kita. Maka kalau kita lari men-jauh dari naungan kasih-Nya, Ia mencari kita. Ia tahu bahwa terlepas dari Dia tidak ada kehidupan, tak ada kebahagiaan. Yang ada hanya kesenangan sementara. Kita menikmati keasyikkan sebentar, sesu-dahnya terasalah pahit getir dan kesia-siaannya. Kita terperosok ke dalam jurang petaka. Tuhan mencari kita. Maukah kita membiarkan diri ditemukan oleh-Nya dan digendong pulang?

Sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya. (Mzm 96:13)

Bacaan Lengkap hari ini :

12  “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
13  Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
14  Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress