Renungan Harian

9 July 2012

Renungan Harian, 9 Juli 2012 – Peringatan Wajib Santo Agustinus Zhao Rong, Imam dan Martir Cina

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu. (Mat 9:18-26)

Iman kepada Yesus selalu membuahkan kehidupan, penyembuhan, penghapusan dosa dan hidup dalam rahmat Tuhan. Hal ini dialami Yairus Kepala Rumah Ibadat. Yesus akan selalu berpaling jika kita minta tolong pada-Nya dengan penuh keyakinan dan berserah. Tidak ada yang bisa membawa kita kepada Bapa selain Yesus, karena Dialah jalan Kebenaran dan Kehidupan, yang tahu persis jalan untuk bersatu dengan Bapa. Syaratnya hanya satu, beriman dan percaya.

TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. (Mzm 145:8)

6 July 2012

Renungan Harian, 6 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” (Mat 9:9-13)

Perusak kebersamaan, keberagaman kehidupan manusia adalah selalu merasa diri benar dan menilai bahwa yang berbeda itu salah. Kita perlu dengar sabda Tuhan : pelajarilah arti belas kasihan. Pelajarilah bahwa perbedaan itu memperkaya kebersamaan, dan bahwa orang yang selalu merasa benar itu adalah orang sakit dan ia membutuhkan tabib. Kita ingin hidup dalam iman yang sehat lahir dan batin. Karena itu sikap yang berlebihan dan merasa diri lebih unggul dari yang lain perlu dihilangkan. Belajarlah pada Yesus yang memberi teladan bagaimana hidup dalam belas kasih.

Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh. (Mzm 119:130)

2 July 2012

Renungan Harian, 2 Juli 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” (Mat 8:18-22)

Sedemikian mudahkah orang mengikuti Yesus? Hanya bicara lansung bisa ikut? Menjadi murid Yesus membutuhkan beberapa syarat : Sikap batin yang tidak boleh melekat pada materi; menempatkan keluarga bukan sebagai yang utama dalam hidup dan terakhir memberi perhatian secara penuh kepada pribadi Yesus, ajaran dan karya-Nya. Singkat kata menjadikan Yesus sebagai pusat hidup. Semua persyaratan ini tujuannya agar kita dapat secara maksimal mengabdi sesuai tujuan yang ingin kita capai yaitu mendapat tempat disisi Bapa.

Perhatikanlah ini, hai kamu yang melupakan Allah; supaya jangan Aku menerkam, dan tidak ada yang melepaskan. (Mzm 50:22)

30 June 2012

Renungan Harian, 30 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia. (Mat 8:5-17)

Bagaimana perasaan kita, bila saat dirumah sedang sibuk ada acara, tapi kita terbaring sakit karena flu? Pasti tidak nyaman. Itu juga terjadi pada Ibu Petrus. Namun berkat mujizat Yesus, dia disembuhkan dan langsung melayani Yesus dan rombongannya. Ini adalah ujud terimakasih nya atas penyembuhan yang diberikan Yesus. Bagaimana dengan kita? Apakah ketika kita sembuh dari satu penyakit lantas kita bersyukur kepada Tuhan dengan melayani Dia? Kalau iya, itu sangat baik, namun lebih baik bila kita melayani Tuhan selagi kita sehat.

Janganlah berikan nyawa merpati-Mu kepada binatang liar! Janganlah lupakan terus-menerus nyawa orang-orang-Mu yang tertindas! (Mzm 74:19)

29 June 2012

Renungan Harian, 29 Juni 2012 – Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus, Rasul

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” (Mat 16:13-19)

Pengakuan Petrus hari ini, menunjukkan bahwa Allah begitu memperhatikan manusia Ia ysng mulia, bersedia datang dan bersama manusia Seorang Mesias yang menyelamatkan manusia. Gereja dibangun atas dasar iman kepada Yesus sebagai Mesias. Hari ini kita merayakan pesta dua pilar Gereja, St. Petrus dan St. Paulus, dua pribadi yang berbeda namun punya tugas perutusan yang sama untuk mewartakan Kabar Sukacita Kerajaan Allah. Marilah kita mempertahankan warisan iman mendalam dari St. Petrus dan St. Paulus, dengan memberikan hidup kita kepada Allah.

Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. (Mzm 34:4)

28 June 2012

Renungan Harian, 28 Juni 2012 – Peringatan Wajib Santo Ireneus, Uskup dan Martir

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu”. (Mat 7:21-29)

Membangun diri diatas batu yang kokoh adalah membangun keserasian antara kata dan tindakan. Apa yang kita katakan, itu lah yang menjadi tindakan kita. Inilah perjuangan untuk menjadi murid Yesus yang sejati. Kita disebut bijaksana bila membangun diri diatas rencana Allah. Kewibawaan kita terpancar dari menyatunya kata dan tindakan. Hari ini kita memperingati St. Ireneus, dia berjuang keras untuk menyelaraskan kata dan tindakan. Bila kita belum berhasil, jangan kecewa. Tetap semangat!

Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum (Mzm 37:30)

27 June 2012

Renungan Harian, 27 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Waspadalah terhadap nabi nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas”. (Mat 7:15-20)

Yesus mengingatkan kita untuk waspada dengan serigala berbulu domba. Seringkali orang hanya melihat luarnya dan tertarik, namun ternyata menyesatkan. Dijaman kita banyak tawaran seperti iklan yang menarik dan akan membahagiakan. Namun kita perlu membuka mata dan hati lebih lebar akan isi tawaran. Apakah itu semu atau bersifat abadi? Hanya Yesus yang menjanjikan kekekalan, walau dalam realita hidup ikut Yesus tidak selamanya menyenangkan. Beranikah kita menanggung resiko itu?

Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir. (Mzm 119:33)

26 June 2012

Renungan Harian, 26 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka”. (Mat 7:6.12-14)

Bila tidak ingin dicubit, jangan mencubit. Aturan baku yang sederhana, namun dalam kenyataan sulit untuk melaksanakan. Yang ada, kita mau mencubit, tetapi tidak mau dicubit. Hari ini kita mendengar sebuah Gold Rule yang hanya bisa ditemukan dalam Injil Matius. Aturan ini berlaku universal, Hidup melayani akan membuat kita juga dilayani. Tidak menuntut untuk dihormati tetapi saling menghormati. Teladan pelayanan membuat hidup lebih indah dan jaminan hidup kekal disurga menjadi sesuatu yang pasti.

Di kota Allah kita; Allah menegakkannya untuk selama-lamanya. (Mzm 48:8)

25 June 2012

Renungan Harian, 25 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi”. (Mat 7:1-5)

Hari ini Yesus mengingatkan kita semua untuk tidak menghakimi orang lain. Tindakan menghakimi adalah hak Allah; dan akan terjadi pada hari penghakiman. Karena itu mereka yang nekad menghakimi sesama, balasannya adalah dihakimi dengan apa yang dilakukannya. Peringatan Yesus ini tidak berarti menghilangkan kesempatan saling memperbaiki atau mengkoreksi orang lain dalam kehidupan bersama. Namun, saling memperbaiki itu harus dilandasi KASIH yang mendalam. Karena itulah sebagai murid Kristus, kita diundang untuk hidup dalam kasih, artinya: marah pun harus dengan kasih. Sanggupkah kita?

Supaya terluput orang-orang yang Kaucintai, berikanlah keselamatan dengan tangan kanan-Mu dan jawablah kami! (Mzm 60:5)

23 June 2012

Renungan Harian, 23 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu” (Mat 6:25)

Kekuatiran sudah menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan kita. Kadang orang berpikir bahwa mereka yang kaya, tidak pernah merasa kuatir. Kenyataannya tidak demikian. Justru banyak orang stress dari gol yang kaya ini. Hari ini Tuhan meneguhkan kita dengan firman-Nya. “Bapamu yang disurga TAHU , bahwa kalian memerlukan semuanya itu!” Kita diajar untuk memotong rasa kuatir itu dengan cara mempercayakan semuanya kepada Allah yang Maha Pemilik. Semoga kepercayaan kita akan janji-Nya meneguhkan semangat kita untuk selalu bekerja dengan penuh semangat dan berdoa dengan penuh iman.

Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia. (Mzm 89:28)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress