Renungan Harian

28 June 2012

Renungan Harian, 28 Juni 2012 – Peringatan Wajib Santo Ireneus, Uskup dan Martir

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu”. (Mat 7:21-29)

Membangun diri diatas batu yang kokoh adalah membangun keserasian antara kata dan tindakan. Apa yang kita katakan, itu lah yang menjadi tindakan kita. Inilah perjuangan untuk menjadi murid Yesus yang sejati. Kita disebut bijaksana bila membangun diri diatas rencana Allah. Kewibawaan kita terpancar dari menyatunya kata dan tindakan. Hari ini kita memperingati St. Ireneus, dia berjuang keras untuk menyelaraskan kata dan tindakan. Bila kita belum berhasil, jangan kecewa. Tetap semangat!

Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum (Mzm 37:30)

27 June 2012

Renungan Harian, 27 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Waspadalah terhadap nabi nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas”. (Mat 7:15-20)

Yesus mengingatkan kita untuk waspada dengan serigala berbulu domba. Seringkali orang hanya melihat luarnya dan tertarik, namun ternyata menyesatkan. Dijaman kita banyak tawaran seperti iklan yang menarik dan akan membahagiakan. Namun kita perlu membuka mata dan hati lebih lebar akan isi tawaran. Apakah itu semu atau bersifat abadi? Hanya Yesus yang menjanjikan kekekalan, walau dalam realita hidup ikut Yesus tidak selamanya menyenangkan. Beranikah kita menanggung resiko itu?

Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir. (Mzm 119:33)

26 June 2012

Renungan Harian, 26 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka”. (Mat 7:6.12-14)

Bila tidak ingin dicubit, jangan mencubit. Aturan baku yang sederhana, namun dalam kenyataan sulit untuk melaksanakan. Yang ada, kita mau mencubit, tetapi tidak mau dicubit. Hari ini kita mendengar sebuah Gold Rule yang hanya bisa ditemukan dalam Injil Matius. Aturan ini berlaku universal, Hidup melayani akan membuat kita juga dilayani. Tidak menuntut untuk dihormati tetapi saling menghormati. Teladan pelayanan membuat hidup lebih indah dan jaminan hidup kekal disurga menjadi sesuatu yang pasti.

Di kota Allah kita; Allah menegakkannya untuk selama-lamanya. (Mzm 48:8)

25 June 2012

Renungan Harian, 25 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi”. (Mat 7:1-5)

Hari ini Yesus mengingatkan kita semua untuk tidak menghakimi orang lain. Tindakan menghakimi adalah hak Allah; dan akan terjadi pada hari penghakiman. Karena itu mereka yang nekad menghakimi sesama, balasannya adalah dihakimi dengan apa yang dilakukannya. Peringatan Yesus ini tidak berarti menghilangkan kesempatan saling memperbaiki atau mengkoreksi orang lain dalam kehidupan bersama. Namun, saling memperbaiki itu harus dilandasi KASIH yang mendalam. Karena itulah sebagai murid Kristus, kita diundang untuk hidup dalam kasih, artinya: marah pun harus dengan kasih. Sanggupkah kita?

Supaya terluput orang-orang yang Kaucintai, berikanlah keselamatan dengan tangan kanan-Mu dan jawablah kami! (Mzm 60:5)

23 June 2012

Renungan Harian, 23 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu” (Mat 6:25)

Kekuatiran sudah menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan kita. Kadang orang berpikir bahwa mereka yang kaya, tidak pernah merasa kuatir. Kenyataannya tidak demikian. Justru banyak orang stress dari gol yang kaya ini. Hari ini Tuhan meneguhkan kita dengan firman-Nya. “Bapamu yang disurga TAHU , bahwa kalian memerlukan semuanya itu!” Kita diajar untuk memotong rasa kuatir itu dengan cara mempercayakan semuanya kepada Allah yang Maha Pemilik. Semoga kepercayaan kita akan janji-Nya meneguhkan semangat kita untuk selalu bekerja dengan penuh semangat dan berdoa dengan penuh iman.

Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia. (Mzm 89:28)

22 June 2012

Renungan Harian, 22 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. (Mat 6:19-23)

Kekayaan memampukan manusia bahu membahu dalam menjalankan tugas dari-Nya. Tugas membangun dunia yang damai. Sayang semua ini hanyalah masih berupa wacana. Kita masih perlu berjuang. Berjuang untuk tidak saling menjatuhkan demi yang namanya kekayaan. Harta duniawi yang akan habis dimakan ngengat bisa kita transformasikan menjadi harta surgawi dengan memakai kekayaan untuk memperluas Kerajaan Allah.

Sebab TUHAN telah memilih Sion, mengingininya menjadi tempat kedudukan-Nya (Mzm 132:13)

21 June 2012

Renungan Harian, 21 Juni 2012 – Peringatan Wajib Santo Aloisius Gonzaga, Biarawan

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami (Mat 6:7-15)

“Kita tidak mungkin memberi, bila tidak mempunyai” ini adalah ungkapan dari St. Teresa Avila. Karena itu permohonan ampun kita haruslah sungguh sungguh dan rendah hati agar Bapa yang Maharahim berkenan memberikan pengampunan atas kesalahan dan dosa kita. Dengan begitu kita punya pengampunan dari Bapa dan selanjutnya kita bisa memberikan pengampunan atas kesalahan dan dosa sesama. Hari ini kita memperingati St. Aloisius Gonzaga yang memberikan hidupnya untuk menolong orang sakit di Roma. Hendaklah semangat St. Aloisius Gonzaga memenuhi diri kita. 

Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus. (Mzm 97:12)

20 June 2012

Renungan Harian, 20 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” (Mat 6:1-6.16-18)

Melakukan sesuatu yang penting baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup beriman, tidak selalu harus ditunjukkan orang lain, sekedar untuk mendapat pujian. Nilai yang kita lakukan bukan terletak pada pujian yang kita terima, tetapi pada ketulusan kita melakukan semua itu. Banyak orang mengatakan tidak ada yang tahu saat kita melakukan dosa secara diam diam, tapi Tuhan mencatat-Nya, kita berurusan lansung dengan Tuhan sendiri. Begitu juga dengan kebaikan yang kita lakukan dengan diam diam dan tulus, maka kita juga mendapat pengakuan dari Bapa sendiri.

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN! (Mzm 31:24)

19 June 2012

Renungan Harian, 19 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? (Mat 5:43-48)

Hari ini Yesus mengajari kita untuk tidak menyimpan rasa benci dan dendam dalam hati kita. Rasa itu bagai duri yang akan menyakiti kita sendiri. Sebaliknya yang diharapkan Yesus adalah kesediaan untuk mengasihi. Termasuk mengasihi musuh dan orang yang pernah menyakiti kita. Meski sulit, inilah yang membedakan kita sebagai pengikut Yesus. Kalau kita bisa mengasihi dan mengampuni, kita telah menang dalam iman dan kasih. Mari kita saling menebarkan kasih diantara semua orang meski kita seringkali merasa disakiti.

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! (Mzm 51:3)

18 June 2012

Renungan Harian, 18 Juni 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. (Mat 5:38-42)

Yesus ingin agar kita menjadi murid murid-Nya yang unggul dalam kasih tanpa syarat seperti Dia. Dia berharap kita sungguh sungguh menjadi orang baik dan mempunyai kasih kepada sesama. Kasih itu memberi, kasih itu menghargai, melayani dan menghormati. Kasih itu tidak meminta, apalagi memaksa orang lain; dan itulah yang diteladankan oleh Yesus. Kalau kita bertahan pada hukum “balas dendam”, apa beda kita dengan yang non Kristen? Mengikuti Kristus memang akan jadi beban bila kita tidak mau meneladani hidup Kristus sendiri.

Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN, indahkanlah keluh kesahku. (Mzm 5:2)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress