Renungan Harian

11 July 2014

Renungan Harian, 11 Juli 2014 — Peringatan Wajib Santo Benediktus, Abbas

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Mat 10:16-23)

Manusia bukan patung. Manusia adalah makhluk bijak. Allah menciptakan manusia  untuk dapat mempertahankan diri dari mara bahaya dan diberi kekuatan untuk mampu mempertahankan diri dengan menyertai kita semua dalam setiap langkah. Kenyataan iman ini seringkali dilupakan. Ketika bergembira dalam hidupnya, manusia lupa akan Allah. Tetapi ketika dalam penderitaan, manusia merasa ditinggalkan Allah.  Maka kita harus sadar bahwa kita harus teguh beriman, agar tidak selalu ada dalam keputus asaan. Persoalan tidak pernah habis selama hidup berlangsung. Tetapi dalam Yesus kita dapat bertahan sampai akhir.

(Mazmur 51)
Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.
Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!
Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!
Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!

Bacaan Lengkap hari ini:
16 “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
17  Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
18  Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
19  Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
20  Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
21  Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
22  Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
23  Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.

10 July 2014

Renungan Harian, 10 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. (Mat 10:7-15)

Injil hari ini mengingatkan kita. Kita telah memiliki kebaikan dan keselamatan dari Tuhan. bagikanlah! Bila kebaikan kita diterima, berkat Allah akan mengalir pada orang itu. Bila kita ditolak, orang itu sendiri yang dirugikan. Lalu apa gunanya kita cemas? Allah telah memberikan kebaikan kepada kita, maka bagikanlah kebaikan itu. Wariskan kebaikan dan keramahan kepada keluarga kita, agar kita semua dapat bersikap baik dan ramah kepada sesama. Kita bisa memberi karena kita telah menerima dari Allah.

Mazmur 80:2ac.3b.15-16
Hai gembala Israel, pasanglah telinga, Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar
Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah untuk menyelamatkan kami.
Ya Allah semesta alam, kembalilah kiranya, pandanglah dari langit, dan lihatlah! Indahkanlah pohon anggur ini,
batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!

Bacaan Lengkap hari ini:
7  Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
8  Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
9  Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
10  Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
11  Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
12  Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
13  Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
14  Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
15  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

9 July 2014

Renungan Harian, 9 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.” (Mat 10:1-7)

Yesus memanggil para murid-Nya untuk mewartakan kabar Sukacita. Kita adalah orang-orang yang dipanggil dan diutus Yesus. Perutusan diprioritaskan untuk “kalangan dalam”, yakni domba domba yang ada dalam Gereja. Hari ini perutusan kita adalah mengingatkan semua umat Tuhan untuk tidak hanya menjadi penonton dalam Pesta Demokrasi, melainkan ikut terlibat aktif dengan ikut mencoblos calon Presiden pilihan kita. Kita juga wajib mengingatkan agar semua orang memahami Surat Gembala KWI agar kita memilih dengan cerdas. Semoga kita ikut membantu terjadinya perubahan politik yang baik bagi negara Indonesia.

(Mazmur 105:2-3,4-5,6-7)
Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!
Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!
Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,
hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

Bacaan Lengkap hari ini:
1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
2  Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
3  Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
4  Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
6  melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
7  Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.

8 July 2014

Renungan Harian, 8 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.” (Mat 9:32-38)

Berbuat baik harus tumbuh dari hati yang mencinta. Berbuat baik itu tidak mengharapkan apa apa. Berbuat baik mesti tulus dan dilakukan secara ikhlas. Apakah itu mungkin? Sebagai murid Yesus kita menghadapi begitu banyak orang yang membutuhkan kebaikan kita seperti yang dilakukan Yesus, itulah yang dimaksud dengan tuaian, tetapi yang sungguh-sungguh melakukan nya seperti pekerja yang hanya sedikit. Karena itu layaklah kita meminta pada Bapa disurga, agar kita diberi kemampuan untuk melakukan perbuatan baik dengan benar. Mungkin kita adalah salah satu pekerja yang dinantikan Tuhan.

(Mazmur 115:3-4,5-6,7ab-8,9-10)
Allah kita di sorga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya!
Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,
mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,
mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,
mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.
Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.
Hai Israel, percayalah kepada TUHAN!  —  Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
Hai kaum Harun, percayalah kepada TUHAN!  —  Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

Bacaan Lengkap hari ini:
32  Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.
33  Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: “Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel.”
34  Tetapi orang Farisi berkata: “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.”
35 Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
36  Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
37  Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
38  Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

7 July 2014

Renungan Harian, 7 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” (Mat 9:18-26)

Dalam perjalanan iman dan pengalaman hidup ini, kita tidak pernah luput dari duka dan derita. Akan tiba waktunya bahwa kita akan merasakan ketidak berdayaan. Kita merasakan keterbatasan hidup. Kita tidak sanggup lagi menanggung salib hidup. Saat kita menerima berita duka orang-orang yang kita cintai. Atau, kita sendiri atau anggota keluarga kita menderita penyakit yang tak kunjung sembuh. Dalam situasi yang demikian apa yang menjadi kekuatan kita? Jawabannya tidak lain hanyalah Tuhan sendiri. Dengan iman yang teguh, kita andalkan Dia yang memiliki kuasa.

(Mazmur 145:2-3,4-5,6-7,8-9)
Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga.
Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.
Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.
Kekuatan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat akan diumumkan mereka, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan.
Peringatan kepada besarnya kebajikan-Mu akan dimasyhurkan mereka, dan tentang keadilan-Mu mereka akan bersorak-sorai.
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.

Bacaan Lengkap hari ini:
18 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.”
19  Lalu Yesuspun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
20  Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.
21  Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
22  Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.
23  Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,
24  berkatalah Ia: “Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur.” Tetapi mereka menertawakan Dia.
25  Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.
26  Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah itu.

6 July 2014

Renungan Harian, 6 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.” (Mat 11:25-30)

Datang kepada orang-orang dan pemimpin yang mengandalkan kekerasan, hanya akan membuat orang lain takut, berpura-pura dan tidak jujur. Namun, datang kepada Yesus akan membuat hidup kita tenang dan damai. Oleh karena itu, kita diundang untuk datang kepada Yesus, karena hidup dekat dengan Allah akan meringankan segala beban hidup kita. Memang hidup dekat dengan Allah tidak menyelesaikan persoalan, beban hidup dan penderitaan kita. Namun Dia akan membantu kita dengan meringankan beban hidup dan penderitaan kita, karena Dia turut menanggungnya.

(Mazmur 145:1-2,8-9,10-11,13cd-14)
Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,
TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.

Bacaan Lengkap hari ini:
25 semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
26  Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
27  Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
28  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
29  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
30  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

5 July 2014

Renungan Harian, 5 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.” (Mat 9:14-17)

Yesus datang bukan untuk mengganti aturan yang lama, melainkan menggenapinya. Kitapun mengikuti Yesus dan menerima hidup baru dalam kelahiran baru. Segala kehidupan menjadi baru dan berada didalam Yesus. Itulah rahmat Tuhan bagi kita manusia. Kita perlu terus memelihara dan mengembangkan rahmat Tuhan ini dalam kebersamaan dengan Tuhan dan sesama. Artinya, kita senantiasa menyelaraskan hidup baru kita sesuai dengan kehendak Allah.

(Mazmur 85:9,11-12,13-14)
Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?
Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.
Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.
Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.
Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.

Bacaan Lengkap hari ini:
14 Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”
15  Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
16  Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
17  Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.

4 July 2014

Renungan Harian, 4 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mat 9:9-13)

Lewat kehadiran tersembunyi dalam diri Yesus Kristus, Putera-Nya, secara “diam-diam” Allah berada di tengah dunia ini. Dalam diri Yesus, Allah ikut serta masuk dan merasakan serta mengalami permasalahan nyta masyarakatNya. Ia mencoba menyadarkan mereka lewat hakikat beriman sejati, “Yang Kukehendaki ialah belas kasihan, bukan persembahan” (Hos 6:6) Setiap orang bisa menunjukkan kesalehan ritual agama secara teliti dan tekun. Tapi kalau tangannya tidak pernah diarahkan dan diulurkan untuk menolong orang lain yang membutuhkan, maka ia bukanlah orang beragama yang benar!

(Mazmur:119:2,10,20,30,40,131)
Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati,
Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu.
Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.
Sesungguhnya aku rindu kepada titah-titah-Mu, hidupkanlah aku dengan keadilan-Mu!
Mulutku kungangakan dan megap-megap, sebab aku mendambakan perintah-perintah-Mu.

Bacaan Lengkap hari ini:
9 Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.
10  Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.
11  Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”
12  Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
13  Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.

2 July 2014

Renungan Harian, 2 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. (Mat 8:28-34)

Pada zaman ini juga banyak orang hidup seperti kerasukan, saat bekerja tanpa henti, demi uang; saat bingung soal pencitraan, demi popularitas. Mungkin kemudian mereka memang menjadi kaya raya, terkenal. Tetapi, hidup seperti itu adalah hidup seperti orang kerasukan. Hidup mereka bagaikan berputar didunia yang sepi, hanya demi materi, kekuaan dan pencitraan; jauh dari kehidupan sejati. Sebagai orang yang telah dibaptis, marilah kita bersikap sebagai orang yang telah dibebaskan dari kerasukan. Mari kita arahkan hidup, demi pewartaan kehadiran Tuhan.

(Mazmur 50:7,8-9,10-11,12-13,16bc-17)
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu!
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?
Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu,
sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung.
Aku kenal segala burung di udara, dan apa yang bergerak di padang adalah dalam kuasa-Ku.
Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.
Daging lembu jantankah Aku makan, atau darah kambing jantankah Aku minum?
“Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,
padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?

Bacaan Lengkap hari ini:
28 Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.
29  Dan mereka itupun berteriak, katanya: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
30  Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
31  Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: “Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.”
32  Yesus berkata kepada mereka: “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
33  Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.
34  Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

1 July 2014

Renungan Harian, 1 Juli 2014

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?”(Mat 8:23-27)

Saat badai dan kapal tidak dapat dikendalikan, maka para murid menjadi sangat ketakutan. Sampai mereka merasa perlu meminta bantuan Yesus, karena mengira kapalnya akan karam. Yesus yang sedang tertidur, bangun dan memandang para murid-Nya dengan rasa heran, bahkan agak geram melihat iman mereka. Namun, Yesus tetap mendengarkan keluhan mereka, menjawab kecemasan mereka, menghargai permohonan mereka, dengan membuat danau itu kembali teduh. Sebagai murid Yesus, kita juga sering kehilangan kepercayaan, tetapi kita tidak usah kuatir, karena Yesus tidak pernah meninggalkan kita.

(Mazmur 5:5-6.7.8)
Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu.
Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.
Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.
Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

Bacaan Lengkap hari ini:
23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya.
24  Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.
25  Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.”
26  Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.
27  Dan heranlah orang-orang itu, katanya: “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress