Renungan Harian

15 December 2013

Renungan Harian, 15 Desember 2013 – Minggu Adven III

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat” (Mat 11:2-11)

Pertanyaan murid murid Yohanes tidak langsung dijawab Yesus. Yesus malahan menegaskan agar Yohanes melihat sendiri karya karya dan mujizat yang Yesus lakukan. Dengan pernyataan tersebut, jati diri Yesus sebagai Mesias ditampilkan. Yesus lalu menegaskan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak diri-Nya. Kita sebagai murid-murid Yesus harus yakin bahwa dalam diri Yesus itulah Mesias yang kita nantikan, yang menjadi jaminan harapan dan keselamatan kita. Dalam diri-Nya, berkat Tuhan sungguh dicurahkan.

TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun!  Mzm 146:10

Bacaan Lengkap hari ini :

2  Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
3  lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?”
4  Yesus menjawab mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
5  orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
6  Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”
7 Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: “Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
8  Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
9  Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
10  Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
11  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.

14 December 2013

Renungan Harian, 14 Desember 2013 – Peringatan Wajib Santo Yohanes dari Salib, Imam dan Pujangga Gereja

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis. (Mat 17:10-13)

Yohanes Pembaptis adalah “pembuka jalan” untuk Sang Mesias, dia meluruskan jalan Tuhan (Yoh 1:23). Hari ini adalah peringatan St. Yohanes dari Salib. Sebelum meninggal ia sempat memeluk Salib Tuhan sambil berdoa, “Kedalam tangan-Mu, kuserahkan rohku” Masa Adven adalah masa persiapan untuk membuka jalan lebar-lebar dalam hati kita bagi Yesus yang akan lahir. Kiranya Adven menjadi entry point bagi kita untuk berubah dalam penantian akan Tuhan.

Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. Mzm 80:3

Bacaan Lengkap hari ini :

10  Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: “Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?”
11  Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
12  dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.”
13  Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

13 December 2013

Renungan Harian, 13 Desember 2013 – Peringatan Wajib Santa Lusia, Perawan dan Martir

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung. (Mat 11:16-19)

Tuhan minta, agar saat seruling ditiup, kita menari; saat kidung duka dinyanyikan, kita menangis. Ini suatu perumpamaan untuk menunjukkan hidup yang berpusat pada relasi dengan sipeniup seruling dan si penyanyi kidung. Nada-nada bisa kita temukan dalam kehidupan jika kita sungguh-sungguh terbuka pada kehadiran Tuhan. Inilah makna spiritualitas dalam pengertian sederhana, yakni hidup dalam kesadaran akan Tuhan, dimana dia menjadi pusat hidup kita. Dengan demikian apapun yang kita lakukan, semuanya dijiwai oleh Tuhan.

sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. (Mzm 1:6)

Bacaan Lengkap hari ini :

16 Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
17  Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
18  Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
19  Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”

12 December 2013

Renungan Harian, 12 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” (Mat 11:11-15)

Kita masih berjuang dalam pengembaraan menuju tempat abadi di surga. kita membina diri terus menerus agar hidup kita makin sesuai dengan kehendak Allah. Jika kita mendengar perintahnya, maka kita akan mudah larut dalam kebahagiaan bersama Allah dalam pelayanan kepada sesama. Yesus mengalami hidup suka dan duka sebagai manusia. Peristiwa kematian sebagai manusia juga telah dialaminya. Hal ini menunjukkan proses karya keselamatan Allah yang sangat dekat dengan manusia. Kita menantikan saat bersama dengan Allah dan hidup bahagia dalam persekutuan para kudus.

TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Mzm 145:13b

Bacaan Lengkap hari ini :

11  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
12  Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
13  Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
14  dan  —  jika kamu mau menerimanya  —  ialah Elia yang akan datang itu.
15  Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

11 December 2013

Renungan Harian, 11 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Mat 11:28-30)

Ketika berbeban berat, saya datang kepada Yesus, bukan untuk memindahkan itu pada Yesus, melainkan supaya diringankan. Saya percaya bahwa pada yesus ada kekuatan dan penghiburan. Semakin banyak beban yang kita tanggung, semakin besar kekuatan Allah yang tercurah, seperti dikatakan Rasul Paulus : Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku (Flp 4:13) Jangan lah ragu datang kepada Yesus, karena Yesus memberikan pertolongan dan kelegaan.

 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! (Mzm 103:2)

Bacaan Lengkap hari ini :

28  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
29  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
30  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

10 December 2013

Renungan Harian, 10 December 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.” (Mat 18:12-14)

Yang hilang, yang lemah dan yang sakit, lebih kita perhatikan daripada yang kuat dan sehat. Walaupun sebenarnya kita mencintai semuanya. Allah berbelas kasih yang luar biasa, Ia berusaha menyelamatkan mereka yang hilang, yang sakit untuk kembali kepada-Nya. Ia menghendaki agar anak-anak-Nya tidak ada yang hilang dan binasa. Yesus sendirilah Gembala kita yang baik. Ia datang kedunia untuk mencari domba yang tersesat. mari kita bersikap seperti Yesus, yang penuh pengertian menerima kembali dan mengampuni orang berdosa yang mau bertobat dan pulang kembali.

“TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.” (Mzm 96:10)

Bacaan Lengkap hari ini :

12  ”Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
13  Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
14  Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.

9 December 2013

Renungan Harian, 9 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. (Luk 5:17-26)

Si lumpuh percaya bahwa Yesus sangat berkuasa menyembuhkan dia. Orang banyak yang menutupi jalan tidak memathkan semangat dan harapannya untuk bertemu Tuhan dan disembuhkan. Si lumpuh adalah pribadi yang punya harapan teguh. Dia tidak membiarkan diri dikuasai oleh kelumpuhan. kita perlu belajar seperti mereka. Meski punya banyak kelemahan, harapan tidak boleh mati dalam hati kita. Harapan harius menjadi satu-satunya kekuatan dan penyembuh dalam hidup kita.

Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita. (Mzm 85:9)

Bacaan lengkap hari ini :

17 Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.
18  Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.
19  Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
20  Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni.”
21  Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: “Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”
22  Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?
23  Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?
24  Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”  —  berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu  — : “Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”
25  Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.
26  Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: “Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan.”

8 December 2013

Renungan Harian, 8 Desember 2013 – Minggu Adven Kedua

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. (Mat 3:1-12)

Yohanes menekankan pertobatan hati, kedatangan Kerajaan Allah dan menghasilkan buah yang baik dan yang buruk. Jauh dari ambisi bersaing dengan Yesus. bagi kita pertobatan batin tak bisa ditawar lagi. Yohanes menyiapkan jalan bagi Tuhan dan juga bagi kita semua untuk memuliakan nama-Nya. Masa Adven perlu kita jadikan saat penelanjangan dan pengosongan diri dari semua kemunafikan kita. Siapkan hati untuk menjadi tempat bersemayam Sang Mesias.

Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum! (Mzm 72:2)

Bacaan lengkap hari ini :

1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
2  ”Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”
3  Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”
4  Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.
5  Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
6  Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.
7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
8  Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
9  Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
10  Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
11  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
12  Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

7 December 2013

Renungan Harian, 7 Desember 2013 – Hari Raya Santa Maria Dikandung Tanpa Dosa

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. (Luk 1:26-38)

Gereja percaya bahwa Roh Kudus bekerja tidak hanya ketika Maria mendengar kabar malaikat. Gereja percaya bahwa Allah telah bekerja sejak awal kehidupan Maria. Allah bekerja “meminjamkan” kekudusan-Nya kepada Maria, sehingga ia terlindung dari segala noda dosa. Itulah kuasa Allah Yang Mahatinggi dan kita rayakan hari ini. Maria dikandung tanpa noda dosa sesungguhnya mewartakan kasih karunia-Nya yang tiada batasnya. Kita pun dipanggil untuk mengimani-Nya seperti Maria dan berusaha agar kuasa Allah sungguh nyata dalam hidup kita.

 TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

Bacaan lengkap hari ini :

bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”
26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
27  kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
28  Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
29  Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
30  Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
31  Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
32  Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
33  dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
34  Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
35  Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
36  Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
37  Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
38  Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

6 December 2013

Renungan Harian, 6 Desember 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” (Mat 9:27-31)

Untuk mendapatkan rahmat kita diminta untuk melewati proses iman seperti dinyatakan oleh sibuta. Mereka tidak bisa melihat Yesus tetapi bisa mendengar dan merasakan kehadiran-Nya dan kuasa-Nya yang menyembuhkan. Disini iman kita ditantang, karena kita pun tidak melihat Yesus, namun apakah kita mampu merasakan kehadiran dan kuasa-Nya yang menyembuhkan di dalam setiap peristiwa hidup kita? Hidup beriman kita menjadi miskin jika kita membatasi diri untuk percaya kepada Yesus karena hal-hal besar saja dan kurang merasakan kehadiran-Nya dalam hidup se-hari-hari. Ya Tuhan kasihanilah kami yang kurang percaya!

TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? (Mzm 27:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”
28  Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.”
29  Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.”
30  Maka meleklah mata mereka. Dan Yesuspun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorangpun mengetahui hal ini.”
31  Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress