Renungan Harian

11 October 2013

Renungan Harian, 11 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. (Luk 11:15-26)

Alangkah menyedihkan keadaan orang itu. Setelah ditinggalkan satu, malah kemasukan delapan roh jahat. Tidak baik kalau rumah ditinggal kosong. Begitu juga dengan rumah hati kita. Jadikanlah hati kita Bait Roh Kudus, dan Roh Kudus saja yang bersemayam di dalamnya. Jangan beri tempat kepada roh-roh lain. Roh Kudus tinggal di hati yang mengasihi. Kasih itu akan semakin berkobar bila terus dipupuk dengan perbuatan-perbuatan baik yang diilhami Roh Kudus. Maka muncullah buah-buah roh berupa sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan dan kesetiaan.

Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku, sebagai Hakim yang adil Engkau duduk di atas takhta. (Mzm 9:4)

Bacaan Lengkap hari ini :

15  Tetapi ada di antara mereka yang berkata: “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.”
16  Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
17  Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
18  Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
19  Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
20  Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
21  Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya.
22  Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya.
23  Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”
24  ”Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
25  Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur.
26  Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.”

10 October 2013

Renungan Harian, 10 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Luk 11:5-13)

Meminta sesuai kehendak Allah adalah wujud doa yang benar. Bunda Maria juga taat kepada Allah, “Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu”. Pasrah dalam iman itu bukanlah sikap pasif, melainkan aktif mencari kehendak Allah. Indah sekali janji Tuhan bagi jiwa kita yang merindukannya. Tak ada batasan bagi jiwa untuk selalu memohon kepada-Nya. Jika kita bersikap sabar, murni, bersih dan setia dalam doa, niscaya Tuhan membuka hati-Nya dan mengabulkan doa-doa kita.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh (Mzm 1:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

5  Lalu kata-Nya kepada mereka: “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,
6  sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
7  masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.
8  Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
9  Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
10  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
11  Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
12  Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
13  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

9 October 2013

Renungan Harian, 9 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” (Luk 11:1-4)

Para murid memerlukan sebuah doa karena mereka telah menyaksikan betapa doa telah memberikan kekuatan dan kuasa dalam kehidupan Yesus. Kita patut bersyukur karena Yesus telah memberi teladan yang baik khususnya dengan berdoa. Kita patut berterima kasih karena Yesus telah mengajarkan doa Bapa Kami, doa yang penuh dengan kuasa, pengampunan dan pemulihan. Percayalah bahwa lewat doa yang istimewa ini segala belenggu persaingan, egoisme dan ketidakpastian akan dihancurkan dan relasi kita dengan Allah serta sesama makin diteguhkan.

 Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu. (Mzm 86:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.”
2  Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
3  Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
4  dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

8 October 2013

Renungan Harian, 8 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu (Luk 10:38-42)

Bisa saja kita melihat kebutuhan orang lain dan melayani secara luar biasa. Namun, tindakan yang tidak lahir dari pertama-tama mengunyah Sabda, bisa saja melenceng ke hal yang bersifat formalistis. Bungkusnya rapih tapi isinya mengagungkan diri, mengejar jasa dan popularitas. Menjadi murid Kristus bukan hanya sekedar pelayanan kasih terhadap orang lain, tapi pertama-tama dan utama adalah relasi pribadi dengan Yesus.

Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? (Mzm 130:3)

Bacaan Lengkap hari ini :

38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
39  Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
40  sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”
41  Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42  tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

7 October 2013

Renungan Harian, 7 Oktober 2013 – Peringatan Wajib Santa Perawan Maria, Ratu Rosario

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Dan siapakah sesamaku manusia?” (Luk 10:25-37)

Pertanyaan ahli Taurat ini tidak sulit dijawab. Tetapi, pertanyaan Yesus barangkali akan membawa kita ke sudut dimana kita hanya bisa tertunduk malu karena belum menjadi sesama bagi banyak orang. Kita cenderung memilih-milih. Atau kita barangkali lebih terikat pada jadual dan kesibukan kita. Apapun alasannya, kalau kita mau jujur, masih banyak hal yang kita jadikan alasan untuk tidak menjadi sesama bagi orang-orang disekitar kita, khususnya yang menderita. Maria Ratu Rosario yang kita peringati hari ini adalah pribadi yang peka akan kebutuhan sesama. Ia adalah teladan kita.

Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku. (Yunus 2:6)

Bacaan Lengkap hari ini :

25  Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
26  Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?”
27  Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
28  Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”
29  Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?”
30  Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
31  Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
32  Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
33  Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
34  Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
35  Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
36  Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”
37  Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!

6 October 2013

Renungan Harian, 6 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna (Luk 17:5-10)

Arus dunia mengajak kita untuk menuntut orang lain menghargai dan menghormati kita. Hal ini tidak dikehendaki Yesus. Yesus mau kita melawan arus untuk tidak tunduk pada dunia, tetapi menjadi hamba yang melakukan kehendak-Nya. Melawan arus berarti berjalan menuju kehendak Bapa dan bukan kehendakku. Semangat ini adalah sebuah perjuangan yang tidak mudah. Kita butuh rahmat Tuhan. Layaklah kita memohon seperti para Rasul: “Tuhan tambahkanlah iman kami” Banyak cara untuk memperoleh rahmat Tuhan. Caranya, kita berani menempatkan diri dalam semangat pembaharuan dan kekudusan.

Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, (Mzm 95:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

5  Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!”
6  Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”
7  ”Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
8  Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
9  Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?
10  Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”

5 October 2013

Renungan Harian, 5 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Luk 10:17-24)

Menjadi orang pandai adalah dambaan banyak orang. Setiap orang dianjurkan untuk menjadi pandai, karena itu baik. Meski demikian, perlu dipahami bahwa ilmu dan akal budi itu terbatas. Tidak segala hal bisa diselesaikan dengan ilmu dan akal budi. Pada akhirnya kita perlu menyerahkannya kepada kuasa dan kebijaksanaan Allah. Intinya, pertobatan adalah kunci untuk memahami wahyu dan kehendak Allah. Semoga kita memiliki sikap tobat, sehingga mampu memahami wahyu Allah, menghayatinya dan mewartakannya.

Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan. (Mzm 69:33)

Bacaan Lengkap hari ini :

17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.”

18  Lalu kata Yesus kepada mereka: “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

19  Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

20  Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.”

21  Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.

22  Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu.”

23  Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.

24  Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.”

4 October 2013

Renungan Harian, 4 Oktober 2013 – Peringatan Wajib Santo Fransiskus dari Asisi

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. (Luk 10:13-16)

Kita sudah menerima berkat dan kebaikan Tuhan setiap hari. Tapi kita tetap mengajukan syarat untuk mau bertobat. Jika Tuhan menunjukkan sesuatu yang lebih hebat lagi, kita baru akan percaya kepada-Nya. Dalam hidup beriman, kita belum sepenuhnya mengimani-Nya sebagai Tuhan. Baru saaat sulit, kita kembali ingat Tuhan.  St. Fransiskus Asisi mengimani Yesus sepenuhnya. kini giliran kita. Kita mesti terus berusaha berjalan dalam iman dan menyemangati saudara-saudari kita agar mereka pun bisa mengimani Yesus sepenuhnya.

Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu! (Mzm 79:9)

Bacaan lengkap hari ini :

13  ”Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
14  Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
15  Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!
16  Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

3 October 2013

Renungan Harian, 3 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu. (Luk 10:1-12)

Tugas perutusan itu amat berat dan penuh resiko. Sebagai seorang murid harus siap menghadapi tantangan hidup. Perutusan sabda tidak bisa dijadikan tugas sambilan dalam kesibukan sehari-hari, melainkan diperlukan tekad bulat, keseriusan diri dan siap menghadapi tantangan. Keselamatan haruslah diterima setiap orang; khususnya oleh mereka yang memang merindukan. Karena itu, tugas perutusan haruslah segera dijalankan. Setiap orang harus berani mengamini Kerajaan Allah.

Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. (Mzm 19:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
2  Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
3  Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
4  Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.
5  Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
6  Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
7  Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.
8  Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
9  dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
10  Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:
11  Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.
12  Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

2 October 2013

Renungan Harian, 2 Oktober 2013 – Peringatan Wajib Para Malaikat Pelindung

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga. (Mat 18:1-5.10)

Di mata Tuhan kita itu sangat berharga. Oleh karena itu, Ia menjaga dan melindungi jiwa-raga kita dengan mengutus para malaikat-Nya. Sadarkah, bahwa hidup kita yang begitu berharga ini senantiasa dijaga oleh malaikat pelindung?

Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. (Mzm 91:11)

Bacaan lengkap hari ini :

1 Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?”
2  Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka
3  lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
4  Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
5  Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”
10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress