Renungan Harian

6 May 2013

Renungan Harian, 6 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.” (Yoh 15:26-16:4a)

Paus Benediktus 16, menegaskan bhw Gereja harus memberikan kesaksian iman melalui hidup Kristiani yang ditandai oleh tindakan kasih. Kesaksian ini penting, karena persoalan iman bukan sekedar urusan pribadi, melainkan punya dampak sosial dan eklesial.  Kita harus menghayati cara hidup jemaat perdana, sehati sejiwa, berbagi atas apa yang mereka miliki dan mendengarkan sabda Tuhan. Dijaman ini cara hidup seperti itu akan menghadapi banyak tantangan. Disitulah Roh Kudus bekerja menyertai kita hingga akhir jaman.

Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. (Mzm 149:4)

Bacaan Lengkap hari ini :

26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
27  Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.
1 “Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
2  Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
3  Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
4  Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”

5 May 2013

Renungan Harian, 5 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yoh 14:23-29)

Damai sejahtera adalah hadiah Kristus yang bangkit kepada semua orang yang mau menerimanya dengan hati terbuka. Damai itu berbeda dengan damai yang diciptakan dunia politik berda-sarkan perjanjian. Betapa mudah perjanjian seperti itu dilanggar! Damai Kristus berakar di dalam hati dan menjadi nyata dalam relasi yang baik dengan diri sendiri, sesama dan Allah. Damai itu memberi sukacita dan mengusir segala kecemasan dan ketakutan. Mari kita bersama mewujudkan damai Kristus di tengah dunia yang diliputi kegelisahan dan kegentaran.

Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. (Mzm 67:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

23  Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24  Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
26  tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
27  Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
29  Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.

4 May 2013

Renungan Harian, 4 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. (Yoh 15:18-21)

Sejarah Gereja merupakan sejarah berdarah. Wafat Kristus di salib disusul oleh Stefanus yang mati dirajam. Sesudah itu tak terbilang jumlah para martir yang mencurahkan darahnya.karena iman mereka. Mengapa pengikut Yesus dibenci? Karena mereka ada di dunia tapi bukan milik dunia. Mereka mengatakan “tidak!” terhadap segala yang dibenarkan dunia: kekerasan, egoisme, kebohongan, tindakan asosial dan amoral. Hidup para pengikut Kristus menyadarkan dunia akan kejahatan mereka. Daripada bertobat, mereka memilih untuk menyingkirkan orang benar.

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi! (Mzm 100:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

18 “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.
19  Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
20  Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.
21  Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.

3 May 2013

Renungan Harian, 3 Mei 2013 – Peringatan Wajib Santo Filipus dan Yakobus, Rasul

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami. (Yoh 14:6-14)

Yesus selalu berbicara tentang Bapa sebagai pangkal dan tujuan hidup-Nya, dan persatuan-Nya dengan Dia terus menerus. Filipus menjadi penasaran. Pertanyaan Filipus itu membuat Yesus heran. Sudah sekian lama Filipus ikut Yesus dan ia belum juga tahu bahwa melihat Yesus sama dengan melihat Bapa. Bapa tidak bisa dilihat atau digambarkan. Ia Roh murni. Dalam wajah Yesus tampaklah wajah Allah yang tidak kelihatan: wajah yang penuh kasih dan belaskasihan, lembut sekaligus kuat, maha sabar dan pengampun.

tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,

Bacaan Lengkap hari ini :

6  Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
7  Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
8  Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”
9  Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
10  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
11  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
13  dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
14  Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

2 May 2013

Renungan Harian, 2 Mei 2013 – Peringatan Wajib Santo Atanasius – Uskup dan Pujangga Gereja

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Semuanya ini Kukatakan kepadamu supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. (Yoh 15:9-11)

Banyak orang berkata: “Ah, menjadi kristen itu tidak enak! Banyak larangan, pantangan dan kewajibannya! Kita tidak bebas berbuat semau kita!” Orang yang berkata demikian pantas dikasihani. Mereka tidak mengenal Kristus, tidak mengenal Kitab Suci dan ajaran Gereja. Yang ditawarkan Kristus adalah keselamatan, damai dan sukacita. Bukan sedikit, tapi limpah, bahkan penuh. Kalaupun ada beban, itu ringan dan manis bila dipikul bersama Dia.

Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. (Mzm 96:3)

Bacaan Lengkap hari ini :

9 “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
10  Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
11  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

1 May 2013

Renungan Harian, 1 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tinggallah di dalam Aku, dan Aku di dalam kamu. (Yoh 15:1-8)

Yesus menginginkan persatuan yang seerat-eratnya dengan kita. Ia tidak puas tinggal di dekat atau di tengah-tengah kita, melainkan di dalam kita. Siapakah kita ini sehingga Ia mengundang kita tinggal di dalam Dia, tanpa jarak antara kita dengan Dia? Kita boleh merasakan denyut jantung-Nya, menjadi sehati dan seperasaan, sekehendak, secita-cita dengan Dia. Dosa-dosa kita dilebur dalam kekudusan-Nya. Di dalam Dia kita menjadi anak-anak kesayangan Bapa dan boleh tinggal di dalam Rumah-Nya untuk selama-lamanya.

Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.” (Mzm 122:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
2  Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
3  Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
5  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
6  Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
7  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
8  Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

30 April 2013

Renungan Harian, 30 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Janganlah gelisah atau gentar hatimu. Aku pergi tetapi Aku datang kembali kepadamu. (Yoh 14:27-31)

Selama Yesus ada, Ia memberi ketenangan dan kemantapan kepada para murid-Nya. Dia memberi kepastian dalam kebimbangan. Bagaimana kalau Ia pergi? Mereka merasa seperti anak ayam kehilangan induknya. Tapi Yesus menenangkan hati mereka. Ia memang akan pergi, tapi akan kembali kepada mereka. Ia akan hadir dalam Roh Kudus, Roh-Nya sendiri. Ia tidak akan meninggalkan mereka dalam keadaan gelisah dan takut. Tapi sekarang juga Ia memberikan damai sejahtera untuk tinggal di hati mereka dan kita semua.

Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, (Mzm 145:10-11)

Bacaan lengkap hari ini :

27  Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
29  Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
30  Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
31  Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini.”

29 April 2013

Renungan Harian, 29 April 2013 – Peringatan Wajib Santa Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. (Yoh 14:21-26)

Mampukah kita mewujudkan kasih abadi pada Tuhan? Pertanyaan ini menunjukkan kesadaran kita sebagai manusia lemah yang kerap jatuh kedalam dosa dan tidak setia kepada-Nya. Namun kita tidak perlu kuatir bagaimana mewujudkan kasih abadi pada Tuhan. Kata Yesus, “Penghibur yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku. Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Yoh 14:26)

Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu! (Mzm 115:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

21  Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”
22  Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?”
23  Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24  Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
26  tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

28 April 2013

Renungan Harian, 28 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yoh 13:31-35)

Saling mengasihi dicontohkan oleh Yesus sendiri. Dia mengasihi semua orang, entah mereka itu baik atau buruk menurut ukuran kita manusia. Kasih Yesuslah yang sungguh menjadi teladan kita. Memang, dunia sekarang sangat pelit dalam hal saling mengasihi. Orang terlalu sibuk dengan diri sendiri. Banyak orang mengasihi hanya karena ada kepentingan dibaliknya. Bagaimana dengan kehidupan kita? Maukah kita mengasihi orang yang membenci dan membuat sakit hati? Belajarlah dari Yesus.

Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan. (Mzm 145:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

31 Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: “Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia.
32  Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera.
33  Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu.
34  Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
35  Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

27 April 2013

Renungan Harian, 27 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? (Yoh 14:7-14)

Injil hari ini mengajak kita mengenal Allah melalui Yesus sendiri. Modal utama dari segala usaha yang kita lakukan untuk menemukan Allah adalah percaya. Seringkali kita cenderung terpusat pada ritual. Kita lupa tujuan dan pusat dari segala pencarian untuk menemukan Allah. Apakah kita menyadari bahwa dalam Yesus kita akan menemukan Allah? Mulai saat ini, kita belajar mengenal Yesus secara lebih intensif, sehingga kita sungguh-sungguh menemukan Allah! Baik melalui ritual, Kitab Suci dan iman kepercayaan.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

Bacaan Lengkap hari ini :

7  Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
8  Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”
9  Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
10  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
11  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
13  dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
14  Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress