Renungan Harian

17 October 2013

Renungan Harian, 17 Oktober 2013 – Peringatan Wajib Santo Ignatius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi.” (Luk 11:47-54)

Itulah salah satu kecaman terhadap orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka telah mempelajari hukum Taurat. Pengetahuan itu bukan untuk disimpan sendiri, melainkan untuk diamalkan dan dibagikan kepada umat demi keselamatan semua orang. Apa gunanya mengenal Allah dan firman-Nya, kalau tidak membawa kita kepada kasih yang semakin besar kepada-Nya, dan hidup yang sepadan dengan itu? “Celakalah aku bila tidak mewartakan Injil”, kata Paulus. Ya, celakalah kita bila mengalami kasih setia Allah dan tidak mewartakannya.

Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. (Mzm 130:7)

Bacaan Lengkap hari ini :

47  Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyangmu telah membunuh mereka.
48  Dengan demikian kamu mengaku, bahwa kamu membenarkan perbuatan-perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kamu membangun makamnya.
49  Sebab itu hikmat Allah berkata: Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul dan separuh dari antara nabi-nabi dan rasul-rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya,
50  supaya dari angkatan ini dituntut darah semua nabi yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan,
51  mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah. Bahkan, Aku berkata kepadamu: Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini.
52  Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi.
53  Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi terus-menerus mengintai dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal.
54  Untuk itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya.

16 October 2013

Renungan Harian, 16 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. (Luk 11:42-46)

Kadang kita tidak jauh dari orang Farisi dan ahli Taurat bila kita kurang mampu memberi pengampunan kepada mereka yang tidak taat atau melanggar peraturan yang ada. Kita kurang berani untuk tetap mencintai dan bersikap adil terhadap pribadi yang mengecewakan kita. Walaupun, sebenarnya pengampunan kita akan mampu mengubah setiap orang untuk menjadi semakin dewasa dan berkembang. Sejauh manakah kita mampu melihat dengan hati? Karena itulah yang diinginkan Yesus, agar kita menata hati sebelum bertindak.

dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya. (Mzm 62:12)

Bacaan Lengkap hari ini :

42  Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
43  Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan suka menerima penghormatan di pasar.
44  Celakalah kamu, sebab kamu sama seperti kubur yang tidak memakai tanda; orang-orang yang berjalan di atasnya, tidak mengetahuinya.”
45  Seorang dari antara ahli-ahli Taurat itu menjawab dan berkata kepada-Nya: “Guru, dengan berkata demikian, Engkau menghina kami juga.”
46  Tetapi Ia menjawab: “Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang, tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jaripun.

15 October 2013

Renungan Harian, 15 Oktober 2013 – Peringatan Wajib Santa Teresia dari Avila, Perawan dan Pujangga Gereja

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan. (Luk 11:37-41)

Menanggapi keheranan pemilik rumah, Yesus justru mengkritik cara hidup orang Farisi. Mereka menekankan pembersihan lahiriah semata, sementara batin mereka penuh dengan kejahatan. Dengan memberikan kritik, Yesus berharap kaum Farisi mau berubah. Bagi kita sendiri, kritikan menjadi kesempatan untuk melihat kedalam diri kita. Kita diminta untuk terbuka melihat semuanya itu sebagai kesempatan untuk bertobat dan membaharui diri. Siapkah kita untuk saling mengkritik? Beranikah kita untuk bertobat dan membaharui diri?

 Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya (Mzm 19:2)

Bacaan Lengkap hari ini :

37 Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan.
38  Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.
39  Tetapi Tuhan berkata kepadanya: “Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.
40  Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?
41  Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu.

14 October 2013

Renungan Harian, 14 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. (Luk 11:29-32)

Meminta sebuah “tanda” kepada Yesus berarti menanyakan apa yang bisa dijadikan dasar untuk dapat percaya kepada-Nya. Yesus sendiri adalah “tanda” bahwa Allah itu Mahabaik dan sangat perduli. Sayang, manusia masih sulit untuk percaya. Akibatnya, hidup menjadi gersang, kering kerontang dan hambar. Padahal, bukankah percaya akan penebusan itu laksana sumber air yang mengalir tiada henti? Penolakan untuk percaya juga membuat kita sulit untuk bertobat dengan meninggalkan segala bentuk kelekatan.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. Mzm 98:2

Bacaan Lengkap hari ini :

29 Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
30  Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.
31  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!
32  Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

13 October 2013

Renungan Harian, 13 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? (Luk17:11-19)

Semakin orang beriman mendalam, semakin orang mampu bersyukur! Karena bersyukur, berkat keselamatan telah diberikan kepada orang Samaria yang menderita kusta. Berkat itu tidak dinikmati oleh sembilan orang yang lain. Sesudah sembuh, hubungan dengan Tuhan selesai, dan nanti minta-minta lagi kalau membutuhkan. Tingkatan ini tidak membawa orang kepada keselamatan. Maka permohonan atas segala hal tetap harus disampaikan pada Tuhan. Tetapi jika permohonan itu dikabulkan, harus menjadi jalan untuk lebih beriman kepada Tuhan.

segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita. (Mzm 98:3b)

Bacaan Lengkap hari ini :

11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea.
12  Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh
13  dan berteriak: “Yesus, Guru, kasihanilah kami!”
14  Lalu Ia memandang mereka dan berkata: “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.” Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.
15  Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,
16  lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.
17  Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?
18  Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?”
19  Lalu Ia berkata kepada orang itu: “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.”

12 October 2013

Renungan Harian, 12 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Luk 11:27-28)

Yesus datang kedunia untuk membawa perubahan besar, yaitu agar manusia bertobat dan kembali ke pangkuan kasih-Nya. Jawaban manusia akan menentukan kebahagiaan hidupnya. Karena itu, orang mesti mendengarkan firman Allah dan tekun memeliharanya. Inilah wujud nyata jawaban iman manusia. Iman yang terus dipelihara dan dikembangkan akan melahirkan pertobatan sejati. Hal ini tumbuh dari hati yang merindukan keselamatan bagi diri sendiri dan sesama. Akhirnya, pembaharuan diri akan mampu mempengaruhi hidup bersama.

Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus. Mzm 97:12

Bacaan Lengkap hari ini :

27 Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.”
28  Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

11 October 2013

Renungan Harian, 11 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. (Luk 11:15-26)

Alangkah menyedihkan keadaan orang itu. Setelah ditinggalkan satu, malah kemasukan delapan roh jahat. Tidak baik kalau rumah ditinggal kosong. Begitu juga dengan rumah hati kita. Jadikanlah hati kita Bait Roh Kudus, dan Roh Kudus saja yang bersemayam di dalamnya. Jangan beri tempat kepada roh-roh lain. Roh Kudus tinggal di hati yang mengasihi. Kasih itu akan semakin berkobar bila terus dipupuk dengan perbuatan-perbuatan baik yang diilhami Roh Kudus. Maka muncullah buah-buah roh berupa sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan dan kesetiaan.

Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku, sebagai Hakim yang adil Engkau duduk di atas takhta. (Mzm 9:4)

Bacaan Lengkap hari ini :

15  Tetapi ada di antara mereka yang berkata: “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.”
16  Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
17  Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
18  Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
19  Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
20  Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
21  Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya.
22  Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya.
23  Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”
24  ”Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
25  Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur.
26  Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.”

10 October 2013

Renungan Harian, 10 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Luk 11:5-13)

Meminta sesuai kehendak Allah adalah wujud doa yang benar. Bunda Maria juga taat kepada Allah, “Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu”. Pasrah dalam iman itu bukanlah sikap pasif, melainkan aktif mencari kehendak Allah. Indah sekali janji Tuhan bagi jiwa kita yang merindukannya. Tak ada batasan bagi jiwa untuk selalu memohon kepada-Nya. Jika kita bersikap sabar, murni, bersih dan setia dalam doa, niscaya Tuhan membuka hati-Nya dan mengabulkan doa-doa kita.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh (Mzm 1:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

5  Lalu kata-Nya kepada mereka: “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,
6  sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
7  masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.
8  Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
9  Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
10  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
11  Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
12  Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
13  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

9 October 2013

Renungan Harian, 9 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” (Luk 11:1-4)

Para murid memerlukan sebuah doa karena mereka telah menyaksikan betapa doa telah memberikan kekuatan dan kuasa dalam kehidupan Yesus. Kita patut bersyukur karena Yesus telah memberi teladan yang baik khususnya dengan berdoa. Kita patut berterima kasih karena Yesus telah mengajarkan doa Bapa Kami, doa yang penuh dengan kuasa, pengampunan dan pemulihan. Percayalah bahwa lewat doa yang istimewa ini segala belenggu persaingan, egoisme dan ketidakpastian akan dihancurkan dan relasi kita dengan Allah serta sesama makin diteguhkan.

 Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu. (Mzm 86:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.”
2  Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
3  Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
4  dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

8 October 2013

Renungan Harian, 8 Oktober 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu (Luk 10:38-42)

Bisa saja kita melihat kebutuhan orang lain dan melayani secara luar biasa. Namun, tindakan yang tidak lahir dari pertama-tama mengunyah Sabda, bisa saja melenceng ke hal yang bersifat formalistis. Bungkusnya rapih tapi isinya mengagungkan diri, mengejar jasa dan popularitas. Menjadi murid Kristus bukan hanya sekedar pelayanan kasih terhadap orang lain, tapi pertama-tama dan utama adalah relasi pribadi dengan Yesus.

Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? (Mzm 130:3)

Bacaan Lengkap hari ini :

38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
39  Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
40  sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”
41  Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42  tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress