Renungan Harian

30 May 2013

Renungan Harian, 30 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” (Mrk 10:46:52)

Teriakan Bartimeus adalah teriakan  penuh harapan dalam keputusa asaannya. Dia ingin mengungkapkan impian terdalam hidupnya. Dapat melihat. Luar biasa akibatnya, Yesus sungguh sungguh tergugah untuk mewujudkan impiannya. Dari sikap Bartimeus, kita belajar : JIka kita memiliki impian yang kuat, jangan pernah mau dihentikan oleh siapapun, dan berusahalah sekuat tenaga untuk mewujudkan. Yakinlah, bahwa setiap impian yang lahir dari kerinduan terdalam hati kita, selalu dapat menjadi kenyataan. Serukanlah dengan iman yang teguh, “Tuhan Yesus, kasihanilah kami!”

Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya. (Mzm 33:6)

Bacaan Lengkap hari ini :

46 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.
47  Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”
48  Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!”
49  Lalu Yesus berhenti dan berkata: “Panggillah dia!” Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: “Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.”
50  Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.
51  Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!”
52  Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

29 May 2013

Renungan Harian, 29 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut. (Mrk 10:32-45)

Ada rasa takut dan cemas dalam diri para murid. Mungkin mereka punya firasat itu perjalanan terakhir bersama Yesus.  Yesus sudah berkali-kali menubuatkan bahwa Ia akan ditangkap. Mengapa mereka harus ke Yerusalem? Bukankah itu sama dengan masuk ke liang singa? Tapi Yesus bertekad. Maka Ia berjalan di depan. Jalan hidup kita tidak selalu mulus dan aman. Apakah kita harus menghindar dan cari aman selalu? Tidak usah mencari bahaya. Tapi kalau ada di jalan berbahaya, ingat, Yesus berjalan di depan.

Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu! (Mzm 79:9)

Bacaan Lengkap hari ini :

32 Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,
33  kata-Nya: “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah,
34  dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.”
35  Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: “Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!”
36  Jawab-Nya kepada mereka: “Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?”
37  Lalu kata mereka: “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu.”
38  Tetapi kata Yesus kepada mereka: “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?”
39  Jawab mereka: “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka: “Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.
40  Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.”
41  Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.
42  Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
43  Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
44  dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
45  Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

28 May 2013

Renungan Harian, 28 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. (Mrk 10:28-31)

Dengan mengikuti Yesus, kita akan mendapatkan upah yang melimpah. Upahnya lebih dari sekedar uang, upah mengikuti Yesus adalah memperoleh hidup kekal. Luar biasa upah yang diterima oleh orang yang mengikuti Yesus secara total. Selain itu, keselamatan juga diberikan kepada setiap orang yang setia kepada Yesus. Bagaimana dengan kita yang masih berjuang untuk mengikuti Yesus? Apakah kita sungguh setia mengikuti-Nya sepanjang hidup kita? Ingat, bahwa kita dipanggil bukan untuk sukses tetapi untuk setia.

Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.” (Mzm 50:23)

Bacaan Lengkap hari ini :

28  Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”
29  Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
30  orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
31  Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

27 May 2013

Renungan Harian, 27 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin (Mrk 10:17-27)

Kita perlu menyelidiki apa sebenarnya motivasi kita untuk melakukan perbuatan baik? Apakah untuk mengejar hidup kekal atau hanya sekedar mencari perhatian. Ingin dipandang memiliki hidup yang baik diantara teman-teman? Ada banyak alasan ketika kita melakukan tindakan baik. Hari ini Yesus menantang kita untuk berani melepaskan segala hal yang “mengikat” kita. Beranikah kita mengikuti Yesus dengan semangat lepas bebas, sehingga kita dengan mudah memasuki lubang jarun yang sempit, dan hanya terarah pada Allah?

Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur! (Mzm 32:11)

Bacaan Lengkap hari ini :

17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
18  Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.
19  Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”
20  Lalu kata orang itu kepada-Nya: “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”
21  Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
22  Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.
23  Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
24  Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
25  Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
26  Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”
27  Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

26 May 2013

Renungan Harian, 26 Mei 2013 – Hari Raya Tritunggal Maha Kudus

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran (Yoh 16:12-15)

Hari ini kita merayakan Tritunggal Mahakudus. Misteri Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Rohkudus. Dengan otak yang kecil dan terbatas ini, tak mungkin kita memahami misteri Allah Tritunggal. Jangankan memahami Allah, memahami diri sendiri saja kita tidak sanggup. Karena itu, sikap yang paling tepat ialah memohon rahmat iman agar kita dapat mengimani Allah Tritunggal itu terus-menerus. marilah kita mohon pada Roh Kebenaran agar Yesus menuntun kita kepada seluruh kebenaran yang datangnya dari Bapa.

Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! (Mzm 8:9)

Bacaan lengkap hari ini :

12  Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
13  Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
14  Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
15  Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”

25 May 2013

Renungan Harian, 25 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Mrk 10:13-16)

Hari ini Tuhan Yesus menjelaskan bahwa anak anak adalah pemilik Kerajaan Surga. Kepolosan hidup mereka yang belum dicemari “polusi” hidup masyarakat. Hati mereka sangat murni, jujur dan tampil apa adanya. Mereka taat kepada orang tuanya. Inilah keutamaan sikap orang beriman: rendah hati, tidak sombong, jujur, taat kepada Tuhan, selalu mencari kehendak Tuhan, dan mau berbagi dengan sesama. Apakah kita sudah memiliki sikap iman seperti anak kecil?

Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, (Mzm 103:17)

Bacaan Lengkap hari ini :

13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
14  Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
15  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.
16  Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

24 May 2013

Renungan Harian, 24 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Apa yang dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia (Mrk 10:1-12) .

Yang dimaksud adalah persatuan suami istri. Sekarang ini angka perceraian sangat tinggi dan semakin tinggi. Banyak orang memilih untuk kumpul kebo, bisa pisah kapan mau tanpa prosedur. Pasangan muda yang bertengkar mengenai hal sepele, begitu mudah mengatakan: Kita cerai saja! Mereka lupa janji kudus itu diucapkan di hadapan Tuhan dan dikukuhkan oleh Tuhan. Mestinya kata cerai itu diharamkan. Ingat masa pacaran yang disebut masa romantika. Kalau sudah memasuki jenjang perkawinan itulah saat kasih diuji dan dimurnikan.

Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. (Mzm 119:12)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 Dari situ Yesus berangkat ke daerah Yudea dan ke daerah seberang sungai Yordan dan di situpun orang banyak datang mengerumuni Dia; dan seperti biasa Ia mengajar mereka pula.
2  Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya kepada-Nya: “Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?”
3  Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Apa perintah Musa kepada kamu?”
4  Jawab mereka: “Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai.”
5  Lalu kata Yesus kepada mereka: “Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.
6  Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,
7  sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,
8  sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.
9  Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.
10  Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.
11  Lalu kata-Nya kepada mereka: “Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.
12  Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.”

23 May 2013

Renungan Harian, 23 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah (Mrk 9:41-50)

Tangan, kaki dan mata adalah tiga anggota tubuh yang mudah menjerumuskan kita kedalam dosa. Tangan, kaki dan mata adalah ciptaan Allah. Ketiganya dianugerahkan Allah kepada manusia untuk mendatangkan kebaikan, bukan kejahatan. Ketiganya tidak otomatis menjad sumber dosa bila dipergunakan dengan baik dan benar. Dan kita akan mampu menggunakan ketiganya dengan baik, bila kita punya iman akan Yesus yang telah bangkit dan mengalahkan kuasa dosa. Berkat iman kepada Yesus, kita diberi kuasa untuk menang atas dosa.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. (Mzm 1:1-2)

Bacaan Lengkap hari ini :

41 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya.”
42  “Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.
43  Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;
44  (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
45  Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;
46  (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
47  Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,
48  di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.
49  Karena setiap orang akan digarami dengan api.
50  Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.”

22 May 2013

Renungan Harian, 22 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Jangan kamu cegah dia. (Mrk 9:38-40)

Yesus memanggil para murid-Nya untuk ikut Dia ke mana Ia pergi. Mereka diharapkan makin mengenal Dia, menjadi sehati dan sepikir dengan Dia. Karena sering pandangan mereka sangat sempit. Orang yang tidak termasuk kalangan mereka, tidak boleh mengusir setan  dalam nama Yesus. Yesus membuka pikiran mereka,  orang yang berbuat baik, yang dalam nama Yesus mengusir setan atau kejahatan, tidak mungkin menjadi lawan Yesus. Dia tidak ingin kita membentuk kelompok-kelompok kecil yang tertutup, melainkan merangkul semua orang yang berkehendak baik dan berbuat baik.

Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka. (Mzm 119:165)

Bacaan Lengkap hari ini :

38  Kata Yohanes kepada Yesus: “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”
39  Tetapi kata Yesus: “Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.
40  Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita

21 May 2013

Renungan Harian, 21 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, (Mrk 9:30-37)

bagi Yesus penderitaan dan kematian adalah jalan. melalui jalan inilah Dia akan bangkit dan memenuhi kehendak Bapa. Ketegaran Yesus menghadapi semua ini seharusnya menjadi berita sukacita. Para murid harus tahu, tanpa penderitaan dan kematian Yesus mereka dan kita semua tidak akan sampai kepada kehidupan abadi disurga. Kita adalah manusia penakut. Kita mau bangkit dan hidup tapi takut menderita dan mati. mari kita belajar dari Yesus dan menanggalkan rasa takut. Sebab kalau kita menderita dan mati, kita menderita dan mati dalam dan bersama Yesus.

Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; (Mzm 37:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

30 Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;
31  sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit.”
32  Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.
33  Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?”
34  Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.
35  Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.”
36  Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:
37  “Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress