Renungan Harian

23 January 2013

Renungan Harian, 23 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Mereka mengamat amati Yesus, kalau kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia. (Mrk 3:1-6)

Menyalahkan orang lain berdasarkan hukum dan aturan yang ada merupakan kebiasaan yang kurang baik untuk dikembangkan. Kebiasaan manusia seperti inilah yang ditentang Yesus, sebab kebiasaan ini dapat menghancurkan kehidupan manusia itu sendiri. Yesus tidak menentang aturannya, tetapi cara penggunaannya yang tidak benar. Sebagai umat beriman hendaknya kita tetap mematuhi peraturan yang berlaku tanpa kehilangan sikap kritis dalam pelaksanaannya.. Mempersalahkan orang lain adalah pekerjaan yang mudah dilakukan, tetapi sangat dibenci Allah.

“Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek.” (Mzm 110:4)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.
Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
3  Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: “Mari, berdirilah di tengah!”
4  Kemudian kata-Nya kepada mereka: “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” Tetapi mereka itu diam saja.
5  Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.
6  Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.

22 January 2013

Renungan Harian, 22 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?” (Mrk 2:23-28)

Menanggapi celaan kaum Farisi, Yesus mengingatkan mereka bahwa mereka kerap memutlakkan hukum, namun melupakan hakikat hukum itu sendiri. Hari Sabat itu ada bagi manusia, bukan manusia untuk hari Sabat. Hukum haruslah menjadi sarana dan cermin akan keadilan dan belas kasih Allah. Kita harus selalu ingat bahwa hukum dibuat untuk membantu manusia agar dapat memperoleh keadilan. Dengan demikian, kehadiran hukum ditengah kita akan memberi kenyamanan dan kedamaian bagi setiap orang yang berlindung pada hukum tersebut.

Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya, diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat. (Mzm 111:9)

Bacaan Lengkap hari ini :

23  Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.
24  Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?”
25  Jawab-Nya kepada mereka: “Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,
26  bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu—yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam—dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutn
27  Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,
28  jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”

21 January 2013

Renungan Harian, 21 Januari 2013 – Peringatan Wajib Santa Agnes, Perawan dan Martir

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. (Mrk 2:18-22)

Ketidak pedulian para murid Yesus akan puasa menimbulkan pertanyaan bagi orang banyak. Yesus tidak menyalahkan murid murid Yohanes dan orang Farisi yang berpuasa. Tapi ketika mereka mempersoalkan para murid-Nya tidak berpuasa, Yesus perlu menjelaskan. Puasa murid Yesus selalu dalam relasi dengan diri-Nya. Ketika bersama dengan Dia, mereka berpesta. Ketika Dia wafat, kitapun mulai berpuasa dalam pengharapan akan kedatangan-Nya kembali. Akan tiba saatnya dimana hanya akan ada pesta. Karena saat itu kita telah bersama Dia dalam kebahagiaan abadi.

TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek.” (Mzm 110:4)

Bacaan Lengkap hari ini :

18  Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: “Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”
19  Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.
20  Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
21  Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.
22  Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.”

20 January 2013

Renungan Harian, 20 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!” (Yoh 2:1-11)

Kata kata Maria kepada para pelayan itu benar benar dilakukan oleh para pelayan.Hanya karena ketaatan sebagai hamba, mereka bersedia melakukan, meski mereka tidak tahu apa yang akan terjadi. Dan yang terjadi adalah mujizat, air diubah menjadi anggur. Kesediaan untuk melakukan kehendak Allah kerap kurang kita mengerti dan sadari. Sekalipun kita berdoa, Aku percaya akan Allah, , namun pikiran dan tindakan kita justru kerap mengingkari pengakuan itu, karena tidak sesuai dengan yang ada dipikiran kita. Dengan hati sebagai hamba yang patuh, mari kita lakukan kehendakNya, meski tidak sesuai dengan pikiran kita.

Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “TUHAN itu Raja!  (Mzm 96:10)

Bacaan Lengkap hari ini :

1  Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
2  Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
3  Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
4  Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”
5  Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”
6  Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
7  Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
8  Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu merekapun membawanya.
9  Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu—dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya—ia memanggil mempelai laki-laki,
10  dan berkata kepadanya: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”
11  Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

19 January 2013

Renungan Harian, 19 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” (Mrk 2:13-17)

Setiap orang entah besar atau kecil punya dosa. Tidak lah pantas jika orang berdosa menghakimi orang lain dengan semena mena. Yesus sendiri tidak menghakimi dan menyalahkan orang orang yang berdosa. Yesus malah mencari dan menolongnya. Ia berkata : “Bukan orang sehat yang perlu tabib, tapi orang yang sakit”. Dunia akan menjadi ramah, damai dan penuh sukacita bila kita saling mengampuni dan bukan saling menghakimi. Mari kita muliakan Allah dengan mencintai sesama.

Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. (Mzm 19:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

13  Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
14  Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
15  Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
16  Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: “Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”
17  Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

17 January 2013

Renungan Harian, 17 Januari 2013 – Peringatan Wajib Santo Antonis, Abbas

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” (Mrk 1:40-45)

Dengan imannya, si kusta memohon pertolongan Yesus, dan Yesus menyembuhkan dia karena tergerak hati-Nya oleh iman si kusta dan rasa kasihan. Dimanapun kita berada dan apa pun yang akan kita katakan dan lakukan, bawalah dan sertakanlah selalu iman. Dengan iman kita tidak akan pernah kehilangan jatidiri sebagai murid murid dan sahabat sahabat Yesus. Kita dapat menghadapi segala sesuatu sebagai orang beriman. Kita perlu menyadari betapa pentingnya iman. Iman hendaknya selalu melekat dalam diri kita.

Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun (Mzm 95:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

40  Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.”
41  Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”
42  Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
43  Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:
44  “Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka.”
45  Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.

16 January 2013

Renungan Harian, 16 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan (Mrk 1:29-39)

Segala penderitaan, luka-derita, kejahatan yang menimpa kita saat ini merupakan kesempatan bagi kita untuk bekerja sama dengan Allah. Lewat semua itu, Allah hendak menyempurnakan kita. Bahkan juga sesudah dosa, masih terdapat kemungkinan pengangkatan kodrat. Allah hanya membiarkan yang jahat itu terjadi, untuk menghasilkan darinya sesuatu yang lebih baik. Allah adalah satu satu-Nya Pencipta alam semesta. Hanya kepada-Nya kita menyerahkan diri untuk diciptakan menjadi manusia baru, lewat segala peristiwa hidup yang kita alami.

Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya (Mzm 105:8)

Bacaan Lengkap hari ini :

29  Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas.
30  Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus.
31  Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka.
32  Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
33  Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
34  Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
35  Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
36  Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;
37  waktu menemukan Dia mereka berkata: “Semua orang mencari Engkau.”
38  Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.”
39  Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.

15 January 2013

Renungan Harian, 15 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.” (Mrk 1:21b-28)

Allah itu penuh kuasa. Dengan kekuatan sabda-Nya, Ia menciptakan segala sesuatu. Dengan kewibawaan kata kata-Nya, Ia menyembuhkan sakit penyakit. Hari ini Injil Markus menampilkan tindakan pertama Yesus yang penuh kuasa. Mengusir setan. Apa yang mesti kita perbuat sebagai pengikut Yesus? Jangan hanya merasa heran dan kagum. Kita harus melangkah lebih jauh dan masuk lebih dalam. Kita juga harus punya kepercayaan besar kepada Yesus, Tuhan yang penuh kuasa, untuk dapat mengalahkan kuasa kejahatan dalam diri kita dan masyarakat. Bersama dengan Yesus, kita akan mampu mengalahkannya.

Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya (Mzm 8:6)

Bacaan Lengkap hari ini :

21  Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.
22  Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.
23  Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:
24  “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.
25  Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!”
26  Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
27  Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.”
28  Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.

14 January 2013

Renungan Harian, 14 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Mrk 1:14-20)

Dalam ajakan Yesus, “Ikutlah Aku” terselip program yang ditawarkan kepada para murid: meninggalkan segalanya; pekerjaan; rumah; keluarga. Respon para murid luar biasa. Mereka langsung meninggalkan segalanya, mereka begitu terpesona oleh pribadi Yesus. Tidak ada siapapun yang dapat menghalangi niat mereka mengikuti Yesus. Dalam perjalanan waktu team evangelisasi Yesus ini mampu mengatasi segala hambatan yang sangat sulit. Mereka terus bergerak secara estafet, untuk “menjala manusia”sampai keujung bumi. Semoga pada Tahun Iman ini kita juga menjawab panggilan Yesus secara benar.

TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita! (Mzm 97:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

14  Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,
15  kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”
16  Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
17  Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”
18  Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
19  Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.
20  Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

13 January 2013

Renungan Harian, 13 Januari 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” (Luk 3:15-16, 21-22)

Hari ini adalah pesta Pembaptisan Tuhan. Pada hari ini Yesus dilantik menjadi Anak sekaligus Hamba Allah yang mewartakan kabar baik kepada orang miskin dan menderita. Perutusan dan ke-Allahan-Nya dimaklumkan justru pada saat Dia merendahkan diri. Betapa tak terpahaminya jalan Allah itu. Mari kita bergaul terus dengan Tuhan yang rendah hati, agar kitapun menjadi rendah hati dan diangkat menjadi pembebas bagi yang miskin dan menderita, lewat apa pun yang kita kerjakan.

Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak Mzm (104:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

15  Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias,
16  Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
21  Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
22  dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress