Renungan Harian

1 May 2013

Renungan Harian, 1 Mei 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Tinggallah di dalam Aku, dan Aku di dalam kamu. (Yoh 15:1-8)

Yesus menginginkan persatuan yang seerat-eratnya dengan kita. Ia tidak puas tinggal di dekat atau di tengah-tengah kita, melainkan di dalam kita. Siapakah kita ini sehingga Ia mengundang kita tinggal di dalam Dia, tanpa jarak antara kita dengan Dia? Kita boleh merasakan denyut jantung-Nya, menjadi sehati dan seperasaan, sekehendak, secita-cita dengan Dia. Dosa-dosa kita dilebur dalam kekudusan-Nya. Di dalam Dia kita menjadi anak-anak kesayangan Bapa dan boleh tinggal di dalam Rumah-Nya untuk selama-lamanya.

Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.” (Mzm 122:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
2  Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
3  Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
5  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
6  Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
7  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
8  Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

30 April 2013

Renungan Harian, 30 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Janganlah gelisah atau gentar hatimu. Aku pergi tetapi Aku datang kembali kepadamu. (Yoh 14:27-31)

Selama Yesus ada, Ia memberi ketenangan dan kemantapan kepada para murid-Nya. Dia memberi kepastian dalam kebimbangan. Bagaimana kalau Ia pergi? Mereka merasa seperti anak ayam kehilangan induknya. Tapi Yesus menenangkan hati mereka. Ia memang akan pergi, tapi akan kembali kepada mereka. Ia akan hadir dalam Roh Kudus, Roh-Nya sendiri. Ia tidak akan meninggalkan mereka dalam keadaan gelisah dan takut. Tapi sekarang juga Ia memberikan damai sejahtera untuk tinggal di hati mereka dan kita semua.

Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, (Mzm 145:10-11)

Bacaan lengkap hari ini :

27  Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
29  Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
30  Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
31  Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini.”

29 April 2013

Renungan Harian, 29 April 2013 – Peringatan Wajib Santa Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. (Yoh 14:21-26)

Mampukah kita mewujudkan kasih abadi pada Tuhan? Pertanyaan ini menunjukkan kesadaran kita sebagai manusia lemah yang kerap jatuh kedalam dosa dan tidak setia kepada-Nya. Namun kita tidak perlu kuatir bagaimana mewujudkan kasih abadi pada Tuhan. Kata Yesus, “Penghibur yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku. Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Yoh 14:26)

Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu! (Mzm 115:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

21  Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”
22  Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?”
23  Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24  Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
26  tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

28 April 2013

Renungan Harian, 28 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yoh 13:31-35)

Saling mengasihi dicontohkan oleh Yesus sendiri. Dia mengasihi semua orang, entah mereka itu baik atau buruk menurut ukuran kita manusia. Kasih Yesuslah yang sungguh menjadi teladan kita. Memang, dunia sekarang sangat pelit dalam hal saling mengasihi. Orang terlalu sibuk dengan diri sendiri. Banyak orang mengasihi hanya karena ada kepentingan dibaliknya. Bagaimana dengan kehidupan kita? Maukah kita mengasihi orang yang membenci dan membuat sakit hati? Belajarlah dari Yesus.

Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan. (Mzm 145:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

31 Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: “Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia.
32  Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera.
33  Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu.
34  Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
35  Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

27 April 2013

Renungan Harian, 27 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? (Yoh 14:7-14)

Injil hari ini mengajak kita mengenal Allah melalui Yesus sendiri. Modal utama dari segala usaha yang kita lakukan untuk menemukan Allah adalah percaya. Seringkali kita cenderung terpusat pada ritual. Kita lupa tujuan dan pusat dari segala pencarian untuk menemukan Allah. Apakah kita menyadari bahwa dalam Yesus kita akan menemukan Allah? Mulai saat ini, kita belajar mengenal Yesus secara lebih intensif, sehingga kita sungguh-sungguh menemukan Allah! Baik melalui ritual, Kitab Suci dan iman kepercayaan.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

Bacaan Lengkap hari ini :

7  Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
8  Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”
9  Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
10  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
11  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
13  dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
14  Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

26 April 2013

Renungan Harian, 26 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:1-6)

Gereja mengimani bahwa Roh Kudus berperan dalam karya penyelamatan bagi setiap orang yang berkehendak baik, dengan cara yang hanya diketahui Allah sendiri. Apakah kita mampu memahami cara Allah bekerja? Belum dan tidak mungkin. Betapa tak terselami jalan-jalan-Nya. Hanya Yesus satu-satunya jalan kepada keselamatan. Hanya, kita tidak tahu cara Allah bekerja sehingga orang yang diluar Gereja pun, kalau mencari kebenaran dan melakukan kehendak Allah, dapat diselamatkan.

Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mzm 2:7

Bacaan Lengkap hari ini :

1 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
2  Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
3  Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”
5  Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”
6  Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

25 April 2013

Renungan Harian, 25 April 2013 – Pesta Santo Markus, Penginjil

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mrk 16:15-20)

Dengan menerima sakramen Baptis, kita telah menjadi bagian dari Allah dan karenanya kita juga wajib melaksanakan firman Tuhan untuk memberitakan Injil. Tidak perlu keseluruh dunia, tetapi evangelisasi pada masyarakat disekeliling kita. Kita harus dapat mewujudkan janji-janji Baptis kita, agar menjadi Injil yang hidup, dengan menjadi sahabat yang baik bagi setiap orang. Kuasa Tuhan yang akan terus menyertai hidup dan karya pelayanan kita.

Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit. (Mzm 89:1)

Bacaan Lengkap hari ini :

15  Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18  mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
20  Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

23 April 2013

Renungan Harian, 23 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan?” (Yoh 10:22-30)

Orang Yahudi bimbang dan ragu akan siapakah Yesus itu. Padahal Yesus telah melakukan banyak mujizat yang membuktikan bahwa Ia adalah Anak Allah. Hari ini pun, masih banyak orang yang tidak percaya kepada-Nya. Mengapa hal itu terjadi? Karena iman sebenarnya adalah anugerah!Iman adalah tanggapan positif manusia terhadap Allah yang telah memperkanalkan diri-Nya pada kita. Inilah anugerah terindah yang kita terima dari Allah. Bila anugerah ini tidak kita tanggapi dengan baik yang terjadi adalah keraguan dan kebimbangan seperti orang Yahudi.

Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah. (Mzm 87:3)

Bacaan Lengkap hari ini :

22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.
23  Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.
24  Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”
25  Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
26  tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
27  Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
28  dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
29  Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
30  Aku dan Bapa adalah satu.”

22 April 2013

Renungan Harian, 22 April 2013

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.” (Yoh 10:1-10)

Sebagai umat beriman, sudah kah kita menempatkan Yesus sebagai satu-satunya pintu iman kita dalam penghayatan hidup sehari-hari? Hidup seorang Kristen sejati seluruhnya diresapi oleh Kristus. Kata dan perbuatannya mesti membawa orang untuk mengenal Kristus. Kehidupannya hendaknya menjadi tanda kehadiran kristus dan mendorong orang untuk hidup seperti Kristus. Kita bangga karena Yesus adalah satu-satunya pintu iman, yang mengantar kita kepada keselamatan.

Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? (Mzm 42:3)

Bacaan Lengkap hari ini :

1 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
2  tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
3  Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
4  Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
5  Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”
6  Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.
7  Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
8  Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
9  Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
10  Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

21 April 2013

Renungan Harian, 21 April 2013 – Hari Minggu Panggilan

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku. (Yoh 10:27-30)

Tentang domba-domba dikatakan dua hal: Mendengarkan dan mengikut. Di mana kita mendengar suara Yesus? Pertama-tama dalam kitab suci. Makin sering kita membaca kitab suci, makin suara-Nya bergema dalam setiap situasi hidup. Misalnya dalam menghadapi orang bersalah: “Ampuni”. Mungkin saya protes. Ya, tapi sudah berkali kali. Sebagai domba Yesus saya menurut dan mengampuni lagi. Bila berbuat begitu, kita mungkin ditertawakan dan dianggap bodoh. Tapi bagi kita sendiri itu memberi sukacita yang besar.

Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. (Mzm 100:5)

Bacaan Lengkap hari ini :

27  Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
28  dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
29  Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
30  Aku dan Bapa adalah satu.”

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress