Renungan Harian

10 May 2012

Renungan Harian, 10 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu”. (Yoh 15:9-11)

Banyak orang jauh lebih mudah memenuhi permintaan pejabat yang korup daripada memenuhi permintaan Yesus yang tulus, agar kita mengasihi sesama. Kita telah dipilih Allah karena kasih-Nya. Allah ingin melibatkan kita dalam menyelamatkan manusia dan dunia. Agar dapat benar benar terlibat, kita perlu memperbaharui hidup kita. Kita harus bersikap aktif dalam mengasihi tanpa perhitungan untung rugi. Karena bukankah kita telah diberi secara Cuma cuma oleh Allah, maka layaklah kita menjadi saluran kasih Allah secara tulus kepada sesama.

Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. (Mzm 96:3)

9 May 2012

Renungan Harian, 9 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. (Yoh 15:1-8)

Yesus adalah pokok dan kita rantingnya. Pokok yang menghasilkan buah kasih. Hari ini kita diingatkan perlunya menghasilkan buah yang melimpah. Namun buah melimpah itu hanya mungkin kalau kita menyatu dalam diri sang pokok sendiri. Buah yang diharapkan kita hasilkan adalah kasih, murah hati, lemah lembut, gembira, sabar dan juga kerelaan untuk memaafkan. Buah buah kasih ini harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari hari ditengah keluarga, lingkungan gereja dan masyarakat. Buah kasih yang diharapkan Yesus bukan hanya rangkaian kata indah melainkan perbuatan nyata.

Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.” (Mzm 122:1)

8 May 2012

Renungan Harian, 8 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yoh 14:27-31a)

Damai sejahtera yang dibawa oleh Yesus adalah damai sejahtera sejati. Damai sejahtera yang bisa melahirkan sikap menghormati, menghargai dan mengampuni setiap pribadi. Damai sejahtera yang lahir bukan karen sesuatu yANg dimiliki oleh pribadi yANg menerimanya atau oleh karena pribadi itu menguntungkan, melainkan karena pribadi itu benar benar berharga. Karena itu hargailah diri sendiri dan sesama, maka kita akan mengalami damai sejahtera yang sejati.

Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu (Mzm 145:10-11)

5 May 2012

Renungan Harian, 5 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku”(Yoh 14:7-14)

Yesus mengajarkan bahwa Allah adalah Bapa kita. Yesus menyatakan bahwa Dia menghadirkan Bapa! Melihat Yesus berarti melihat Bapa, karena Bapa di dalam Yesus dan Yesus di dalam Bapa! Bukan hanya kepada Filipus, tapi Yesus juga menegaskan kepada kita, terutama kepada yang sedang berharap seperti Filipus, “Tunjukkan Bapa kepada kami !”

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah! (Mzm 98:4)

4 May 2012

Renungan Harian, 4 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku”. (Yoh 14:1-6)

Setiap orang yang mengalami kasih Tuhan juga ingin agar orang lain pun mengalami kasih nya. Karena kasih Tuhan mampu merubah sifat sifat buruk dan memberi kekuatan dalam menanggung kesulitan hidup. Tapi bukan hal yang mudah mengenalkan Tuhan kepada orang lain, karena banyak ¬†yang tidak mengakui dan masih terarah pada hal hal duniawi. Namun jika orang yang mengenal kita, mendengarkan kata kata kita, melihat perbuatan kita lalu menjadi tertarik untuk mengenal Yesus, itu adalah bagian dari evangelisasi kita. Itulah misi kita untuk meneruskan sabda Yesus : “Janganlah gelisah”.

Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. (Mzm 2:7)

3 May 2012

Renungan Harian, 3 Mei 2012 – Pesta Santo Filipus dan Yakobus, Rasul

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” (Yoh 14:6-14)

Tuhan ingin dan rindu memberikan apa saja yang kita butuhkan untuk tugas, panggilan hidup kita. Ia dan Bapa-Nya begitu menyatu dan penuh kasih. Ia akan melengkapi dan memenuhi kebutuhan kita. Seperti Filipus dan Yakobus yang kita peringati hari ini, kitapunakan diperlengkapi Tuhan dalam rencana kita untuk kemuliaan-Nya. Ya Bapa dalam nama-Mu kuyakin, kuteguh Engkau dan Bapa akan memampukan aku untuk menunaikan perutusanku sebagai hambaMu. Terimakasih untuk segala dukungan yang sudah dan yang akan menyertaiku.

Tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. (Mzm 19:4)

1 May 2012

Renungan Harian, 1 Mei 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.” (Yoh 10:22-30)

Para akhli Taurat bersikap seakan tidak pernah sadar siapa Yesus itu. Semua karya mujizat Yesus tidak cukup membuat mereka mengakui bahwa Yesus adalah Mesias. Mengapa demikian? Tidak lain karena mereka belum membuka diri untuk ikut menjadi kawanan domba, milik Yesus. Yesus belum mendapat tempat dalam hati mereka. Tuhan mendapat tempat dalam hati kita, bukan karena kita mendengar kotbah yang berapi api dan meyakinkan, melainkan karena hati kita tulus dan terbuka menerima Yesus. Itulah relasi pribadi yang terbentuk karena iman.

Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah (Mzm 87:3)

30 April 2012

Renungan Harian, 30 April 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat (Yoh 10:1-10)

Apa beda asuransi dengan Yesus? Asuransi adalah bisnis mencari untung dengan menawarkan kesejahteraan kepada nasabahnya. Yesus tidak melakukan bisnis. Dia tidak diuntungkan kalau kita selamat, dan juga tidak rugi kalau kita celaka. Tapi Dia adalah kasih. Dan kasih mau berkurban, bahkan mengurbankan hidup-Nya sendiri demi kehidupan yang dikasihi. Yesus adalah pintu, siapa masuk melalui pintu, dia mendapat jaminan asuransi gratis menuju kehidupan berlimpah dalam Kristus Yesus.

Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? (Mzm 42:2)

29 April 2012

Renungan Harian, 29 April 2012 – Hari Minggu Panggilan

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya (Yoh 10:11-18)

Kehadiran Yesus ditengah kehidupan kita membawa sukacita karena kita diselamatkan. Sebagai gembala, Yesus akan selalu berada dekat dengan manusia sebagai domba yang dicintai-Nya. Hari ini kita merayakan Hari Minggu Panggilan, Yesus memanggil gembala gembala baru untuk meneruskan penggembalaan-Nya. Semoga daya pikat Ilahi dari komitmen Sang Gembala menggugah hati para orang muda untuk menanggapi panggilan Yesus, Sang Gembala Agung. Mari pada hari Minggu Panggilan ini, kita berdoa bagi panggilan khusus dalam Gereja.

Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia. (Mzm 118:8)

28 April 2012

Renungan Harian, 28 April 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.” (Yoh 6:60-69)

Setiap kali kita menyambut Komuni, kita harus mengamini kebenaran kehadiran Yesus dalam rupa hosti. Seorang katolik percaya bahwa dalam rupa hosti dan anggur ia menyambut Yesus sendiri. Maka jawaban “Amin” setiap menerima hosti haruslah keluar dari iman. Inilah bukti bahwa kita mengimani Yesus adalah yang kudus dari Allah. Inilah kebenaran yang harus kita pertaruhkan. Yesus tidak mau oranmg mengikuti Dia dengan setengah hati. Inilah yang harus kita buktikan dalam hidup kita sehari hari.

Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mzm 116:12)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress