Renungan Harian

12 June 2011

Renungan Harian, 12 Juni 2011 – Hari Raya Pentakosta

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Berkumpullah murid murid Yesus di suatu tempat dengan pintu pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang Yahudi. (Yoh 20:19-23)

Pintu yang terkunci tidak menghalangi kehadiran Yesus didepan murid murid-Nya. Kita perlu menyadari bahwa Roh Tuhan yang bangkit mampu menembus ruang ruang hati yang terdalam dan paling tersembunyi. Dia mampu bertiup atas kita sehingga oleh kuasa Roh Kudus yang tercurah atas kita, kita dimampukan untuk berjabat tangan dan mengampuni orang orang yang pernah bersalah kepada kita. Dihari Raya Pentakosta ini mari kita sambut Roh Kudus, agar kita layak menerima damai sejahtera dari Yesus yang telah bangkit.

Utuslah Roh-Mu ya Tuhan, dan jadi baru seluruh muka bumi (Mzm 104)

10 June 2011

Renungan Harian, 10 Juni 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” (Yoh 21:15-19) 

Kitapun akan jengkel jika ditanya hal yang sama berulang ulang. Namun itulah cara Yesus untuk meyakinkan bahwa Petrus akan melakukan apa yang diperintahkan-Nya yaitu “menggembalakan umat-Nya” Logikanya kalau Petrus sebagai gembala umat mengasihi Yesus, maka ia juga akan mengasihi domba domba yang dipercayakan kepadanya. Dewasa ini orang menuntut banyak keahlian dari seorang calon pemimpin, tapi tidak dipersoalkan apakah ia mencintai Tuhan. Inilah faktor penyebab banyak pemimpin yang gagal menjadi pemimpin yang handal.

TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu. (Mzm 103:19)

9 June 2011

Renungan Harian, 9 Juni 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.” (Yoh 17:20-26)

Injil hari ini adalah bagian terakhir dari doa Yesus. Kali ini Yesus berharap dengan memberikan nama Bapa kepada kita semua, maka kita ikut menyandang segala kebaikan pemilik nama yaitu Tuhan. Dengan demikian tak terbatas jugalah kemampuan kita untuk mengasihi. Kita tidak boleh berkata : Sampai disini saja batas cintaku; kita tidak lagi bersahabat; lebih baik kita cerai. Karena dengan menyandang nama Tuhan, selalu ada ruang untuk mengampuni dan memulai lagi.

Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. (Mzm 16:1)

8 June 2011

Renungan Harian, 8 Juni 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia (Yoh 17:11b-19)

Bila kita baca lengkap Injil hari ini, kita akan temukan begitu banyak kata “Aku” Apa makna dari begitu banyak “Aku “dalam doa Yesus ini? Tak lain adalah doa ini sangat pribadi, benar benar doa antara Tuhan dan umatnya. Doa yang sangat sarat dengan solidaritas, doa yang penuh dengan kebersamaan. Doa yang benar adalah doa syukur dan mendoakan orang lain. Bagaimana dengan doa untuk diri kita sendiri? Tidak perlu kita terlalu menuntut, karena Tuhan sudah tahu akan kebutuhan kita. Dengan saling mendoakan kita makin berharga dimata Tuhan.

Allah adalah dahsyat dari dalam tempat kudus-Nya (Mzm 68:35)

7 June 2011

Renungan Harian, 7 Juni 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Bersatu dalam Kristus Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. (Yoh 17:1-11a)

Persatuan harus bersumber pada Tuhan, hanya dengan mengandalkan kekuatan manusia, persatuan tidak mungkin akan terjadi. Dalam segala kebencian kepada umat Nasrani, kita tetap harus mencari cara cara yang bijak untuk bersatu sebagai bangsa Indonesia. Mari kita tetap memperjuangkan kesatuan yang bersumber pada Tuhan. Kita lambungkan doa, “peliharalah kami dalam nama-Mu, supaya kami menjadi satu”.

Allah bagi kita adalah Allah yang menyelamatkan, ALLAH, Tuhanku, memberi keluputan dari maut. (Mzm 68:20)

6 June 2011

Renungan Harian, 6 Juni 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yoh 16:29-33)

Banyak orang mengeluh hidup makin susah. Oh Tuhan, jiwaku terhimpit. Aku menderita lahir dan batin. Dalam suasana batin seperti ini, Yesus mengingatkan agar kita menguatkan hati, tidak putus harapan. Penderitaan bukanlah akhir dari segalanya. Penderitaan bukan berarti kekalahan. Yesus menjamin akan mengalahkan dunia. Bersama Yesus, kita semua akan ikut mengalahkan dunia.

Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya! (Mzm 68:4)

5 June 2011

Renungan Harian, 5 Juni 2011 – Hari Komunikasi Sedunia

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. (Yoh 17:1-11a)

Yesus sudah menyampaikan segala yang ingin Ia sampaikan. Namun sudahkah kita menerimanya? Kitab Suci masih tersimpan rapi di dalam lemari. Buku buku rohani berjejer tak disentuh. Sementara firman disampaikan dalam Misa, kita melantur memikirkan hal hal lain, atau sibuk dengan HP. Sapaan Tuhan tidak terdengar karena lingkungan kita bising. Semoga di hari Minggu ini kita benar benar mau mendengarkan firman-Nya.

Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. (Mzm 27:4)

4 June 2011

Renungan Harian, 4 Juni 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. (Yoh 16:23b-28)

Meminta kepada Bapa melalui doa selalu kita tutup dengan ucapan “dalam nama Yesus”atau “dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus”. Pertanyaannya apakah benar benar kita sudah menyerahkan semua doa kita kepada kuasa Yesus? Menyerahkan segala doa kita kepada kuasa Yesus berarti kita berdoa dengan seluruh pribadi Yesus dan dalam kuasa-Nya. Berdoa dalam namaYesus berarti juga berdoa sebagaimana yang Yesus inginkan dan doakan, yaitu melakukan segala kehendak Bapa-Nya. DAN APAPUN JUGA KEHENDAK BAPA ATAS DIRI KITA, ITULAH YANG TERBAIK BAGI KITA.

Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran! (Mzm 47:4)

3 June 2011

Renungan Harian, 3 Juni 2011

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. (Yoh 16:20-23a)

Duka cita, sakit, derita hanyalah sementara, tidak abadi. Seperti ibu yang melahirkan, penderitaan hanya lewat, kemudian diganti oleh kegembiraan yang besar. Itulah janji Kristus, sebagai pelengkap apa yang telah dikerjakan-Nya didunia. Murid Yesus tidak boleh bermuka muram, bersukacitalah senantiasa! Karena Yesus memberi kita sukacita yang penuh. Dan sukacita itu bukan untuk nanti sesudah kita meninggal dunia. Sekarangpun kita sudah bersukacita dalam Roh. Percayalah, kebahagiaan kekal telah menantikan kita.

Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi (Mzm 47:7)

1 June 2011

Renungan Harian, 1 Juni 2011 – Peringatan Santo Yustinus

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 06:00

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran (Yoh 16:12-15)

Hari ini kita merayakan peringatan St. Yustinus, yang terkenal dengan ucapannya : Bukan hanya percaya kalau aku mati masuk ke surga dan memperoleh ganjaranku, tetapi aku meyakininya. Darimana Yustinus memiliki kemampuan untuk berkata sehikmat itu? Dari Roh Kudus yaitu Roh Kebenaran. Yustinus yakin, jika dia tetap percaya kepada Yesus dan bertahan sampai akhir, dia akan memperoleh surga dan ganjaran keselamatan abadi. Keyakinan inilah yang membuat Yustinus berani mati sebagai martir Kristus. Sudah kah iman kita seperti Yustinus?

Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit. (Mzm 148:13)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress