Renungan Harian

23 March 2012

Renungan Harian, 23 Maret 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal”. (Yoh 7:1-2.10.25-30)

Bila kita belum kenal siapa diri kita sendiri dan untuk apa kita diberi kehidupan, maka hidup kita akan berlalu begitu saja tanpa arti yang bermakna. Hiduplah dengan mengenal Allah dan mengetahui tujuan hidupmu, sehingga lebih mudah dan mantap engkau mengarahkan langkahmu ke depan. Sediakan waktu  yang lebih lama dalam hidup kita, untuk lebih mengenal diri kita sendiri dan mengenal Dia yang sudah mengutus kita.

TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. (Mzm 34:18)

22 March 2012

Renungan Harian, 22 Maret 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar”. (Yoh 5:31-47)

Inti dari semua kesaksian kita adalah iman akan Yesus Kristus, Anak Allah. Kita dipanggil untuk mengikuti Yesus Kristus dan bersaksi tentang Dia. Untuk itu, kita perlu memiliki “pengertian yang mulia akan Yesus Kristus” (bdk Fil 3:8) Caranya? Tekun membaca Kitab Suci. Karena Sabda Allah bagi putra putri Kristiani menjadi kekuatan iman, santapan jiwa, sumber jernih dan kekal hidup rohani serta menjadi dasar kesaksian kita.

Ingatlah akan daku, ya Tuhan, demi kemurahan-Mu terhadap umatku (Mzm 106:19-23)

21 March 2012

Renungan Harian, 21 Maret 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya (Yoh 5:17-30)

Tidak cukup kita hanya mengagumi kasih Allah yang begitu luar biasa. Kekaguman perlu kita ungkapkan dalam sikap dan perilaku yang nyata. Inilah saat yang tepat untuk mawas diri. Kita perlu menanggapi kasih Allah dengan peri kehidupan yang suci, yang berkenan pada-Nya. Kiranya kita mampu mengembangkan kasih kepada sesama, khususnya anggota keluarga dengan meningkatkan perhatian dan pelayanan kepada mereka.

TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. (Mzm 145:8)

20 March 2012

Renungan Harian, 20 Maret 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

“Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.” (Yoh 5:1-16)

Yesus bukan hanya menyembuhkan fisik orang lumpuh. Bagi-Nya, masih ada yang jauh lebih penting yaitu penyembuhan batin. Kitapun juga perlu dibebaskan dari kuasa dosa dengan kuasa kasih dan pengampunan-Nya agar kita memperoleh hidup yang lebih baik. Bila kita sudah mengalami kuasa kasih-Nya yang melepaskan kita dari dosa. Saatnya kita juga berusaha membawa orang lain kepada pengalaman yang sama. Yakni, pengalaman kasih Tuhan yang berkuasa untuk menyembuhkan badan dan menyelamatkan jiwa.

TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. (Mzm 46:7)

18 March 2012

Renungan Harian, 18 Maret 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3:14-21)

Allah adalah kasih. Dalam masa prapaskah ini kita diajak untuk semakin menyadari betapa besar kasih Allah kepada kita.  Keselamatan dan kehidupan kekal itu kehendak Allah, Dia memegang peran penting dan sangat menentukan dalam menentukan keselamatan kita. Apakah peran penting itu? Dia mengorbankan Anak Tunggal-Nya agar kita beroleh hidup kekal. Jadikan Yoh 3:16 diatas sebagai pegangan hidup kita.

Hanya pada Tuhanlah hatiku tenang (Mzm 137 :1-6)

11 March 2012

Renungan Harian, 11 Maret 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya (Yoh 2:13-25)

Kadang kita tidak menyadari langkah langkah yang dilakukan Tuhan untuk kebaikan kita. Seringkali kita terlambat menyadarinya, dan terpujilah Tuhan, bilamana kita masih mensyukurinya sebagai karunia Tuhan. Pewahyuan Allah terjadi melalui peristiwa sehari hari. Pewahyuan ini akan menjadi teka teki yang tak tertangkap maknanya bila kita menolak cara Tuhan mendidik dan menyatakan diri-Nya. Itulah sebabnya kita perlu mengenal Yesus melalui pembacaan dan permenungan KS. Agar kita menghayati siapa Yesus.

Hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya (Mzm 19:9)

15 January 2012

Renungan Harian, 15 Januari 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Andreas dan Petrus mengikuti Yesus dibelakang terlihat Yohanes Pembaptis “Apakah yg kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya: “Rabi, dimanakah Engkau tinggal?” (Yoh 1:35-42)

Ditanya malah balas bertanya. Khas jawaban orang yang bingung, tak tahu apa yang harus dikatakan.  Itulah yang terjadi pada dua murid Yohanes Pembaptis saat mereka mengikuti Yesus. Namun ucapan mereka menyiratkan keinginan terpendam dalam hati mereka. Keinginan untuk ikut ketempat Dia tinggal dan diam bersama Dia. Saat inipun Yesus bertanya kepada kita: “Apa yang kau cari?” Pasangan hidup? Rekan bisnis? Karir? Kesuksesan? Tidak usah bingung, jawab dengan lugas. “Aku mencari Engkau Tuhan” Karena dengan memiliki Dia, kita memiliki segalanya. Amin.

“Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku; aku suka melakukan kehendak-Mu.”  (Mzm 40:7-8)

5 January 2012

Renungan Harian, 5 Januari 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” (Yoh 1:43-51)

Natanael adalah seorang rabi Yahudi dan Filipus adalah murid Yesus. Berkat Filipus, Natanael menjadi percaya. Sikap Filipus adalah sifat Gereja yang terbuka, yang berharap semua orang dari agama apapun juga mengalami sukacita Kristus tanpa berusaha mempengaruhi mereka. Konsili Vatikan II mengajarkan, “Gereja mengakui bahwa agama agama lain pun mencari Allah. Karena itu kita tidak boleh bersikap ekslusif, kita harus menjadi Gereja yang dinamis.

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi! (Mzm 100:1)

4 January 2012

Renungan Harian, 4 Januari 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Mesias.” (Yoh 1:35-42)

Seorang pematung terkenal membuat patung Yesus diatas Basilika St. Petrus, yang mengherankan, dia tidak mendampingkan Petrus disisi Yesus, melainkan Andreas saudaranya. Ketika ditanya, sang pematung menjawab. “Tanpa Andreas, Petrus tidak ada apa apanya”. Benar, karena Andreas lah yang memperkenalkan Petrus kepada Yesus. Dan meskipun demikian Andreas tidak berkecil hati bila Petrus yang justru menjadi wakil Kristus didunia, Andreas tetap rendah hati. Kesaksian Andreas mengantar Petrus kepada Yesus. Kitapun dapat melakukannya.

Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita (Mzm 98:3)

3 January 2012

Renungan Harian, 3 Januari 2012

Filed under: Renungan Harian — Tags: , — Renungan Harian @ 05:30

Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. (Yoh 1:29-34)

Dengan dipermandikan, Yesus telah menyatakan diri-Nya sebagai bagian dari umat manusia yang berdosa. Pembaptisan Yesus menjadi tanda yang jelas bagaimana Tuhan solider dan menyatu dengan manusia, terutama manusia yang butuh belas kasih dan pengampunan. Karya penyelamatan-Nya bukan dimulai dari atas, tetapi dimulai dengan hidup bersama mereka yang menderita. Kebesaran Tuhan nampak dalam solidaritas dan cinta-Nya yang tanpa batas kepada manusia.

Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita (Mzm 98:3)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress